Berita Sragen Terbaru

Bupati Sragen Sesalkan Adanya Perbedaan Data Daerah dengan Pusat: PPKM Level 4 Hampat Ekonomi

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, penetapan PPKM Level 4 di Sragen ini diiringi ketidaksingkronan data.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat ditemui di acara penyuntikan vaksin booster untuk nakes, Kamis (12/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kabupaten Sragen memperpanjang PPKM Level 4.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, penetapan PPKM Level 4 di Sragen ini diiringi ketidaksingkronan data.

Data perkembangan Covid-19 dari Pemkab Sragen, dengan Pemerintah Pusat berbeda.

Bupati mengatakan ada perbedaan data covid-19 sebanyak 1500 kasus.

"Di Sragen ada selisih data hingga 1500 kasus dengan pemerintah pusat, kita laporkan setiap hari di web covid itu real time," jelasnya kepada TribunSolo.com, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Grub Arisan Online Dilaporkan ke Polres Sragen, Disebut Anggotanya Orang-orang Elit

Baca juga: Pemerintahan Baru Afghanistan di Bawah Rezim Taliban: Tidak Ada PNS, Janji Hilangkan Kebrutalan

Baca juga: Soal Selebaran Dipaksa Sehat di Negara Sakit di Klaten, Mahasiswa: Itu Ekspresi Masyarakat

Baca juga: Nasib Manusia Silver Asal Sleman: Diamankan Satpol PP Sukoharjo, Pamannya Kabur saat Petugas Datang

Hal itu membuat kasus covid-19 di Kabupaten Sragen melambung tinggi.

"Kalau misalnya selisih data dimasukkan hari ini, tentu saja membuat grafik kita melambung tinggi, padahal kenyataannya semua sudah sembuh," terangnya.

Dengan adanya perbedaan data tersebut, membuat Kabupaten Sragen masih harus menjalankan pembatasan mobilitas masyarakat lebih ketat.

"Harapannya minggu depan kita sudah tidak level 4, kasihan masyarakat kalau ada pembatasan kegiatan, menyebabkan ekonomi juga belum bisa bangkit," ujar Bupati Yuni.

Untuk itu, Bupati Yuni meminta kepada pemerintah pusat untuk melakukan sinkronisasi data.

"Jadi kami tadi meminta untuk sinkronisasi data, antara di Kabupaten dan pemerintah pusat, karena memang selisihnya cukup jauh, di Jawa Tengah kalau di total ada perbedaan 80.000," pungkasnya.

Kasus Menurun

Minggu ini, kasus covid-19 di Kabupaten Sragen terus mengalami penurunan.

Per Selasa (17/8/2021) jumlah kasus aktif di Kabupaten Sragen di angka 515 pasien. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved