Berita Karanganyar Terbaru

Penghuni Isolasi Terpusat Kini Tambah Nyaman, Pemkab Karanganyar Terima 500 Paket Bantuan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menerima bantuan berupa ratusan paket perlengkapan isolasi terpusat dari BNPB.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com / Fristin Intan
Penerimaan Bantuan Peralatan Isolasi Terpusat Kabupaten Karanganyar, Sabtu (21/8/2021) 

Khususnya di kawasan Tawangmangu dan Ngargoyoso.

Mereka akan melalukan penyekatan dan penutupan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca juga: Kondisi Lalu Lintas Tawangmangu Karanganyar Hari Ini: Ramai Lancar, Objek Wisata Masih Sepi

Baca juga: Bendera Raksasa Dibentangkan di Tawangmangu, Sopir Ambulans, Pedagang hingga Tukang Ojek Beri Hormat

Hal ini menyusul adanya uji coba pembukaan objek wisata di Karanganyar.

Uji coba pembuka objek wisata di Tawangmangu Karanganyar telah dilakukan, setelah mendapatkan izin dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Dengan aturan hanya 25 persen kapasitas dari objek wisata.

Baca juga: Tutup 1 Bulan, Pelaku Usaha Objek Wisata di Tawangmangu Karanganyar Bakal Dapat Bantuan Beras   

Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafi Maulla, melalui Kasi Humas Iptu Agung Purwoko mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.

Rekayasa arus lalu lintas tersebut hanya berlaku hanya di setiap Minggu mulai pukul 09.00-15.00 WIB.

Agung menjelaskan, ada tiga titik yang akan diterapkan.

"Akan melakukan penjagaan jalur utama yang masuk ke daerah wisata Tawangmangu, dimulai dari simpang Sumokadut, Simpang tiga toko pojok dan simpang 4 BIP," ungkapnya kepada Tribunsolo.com, Sabtu (21/8/2021).

Hanya yang kepentingan dan warga Tawangmangu Karanganyar yang diperbolehkan melintas.

"Warga Tawangmangu, sektor kesehatan seperti ambulans, Rumah sakit, apotik, dan mobilitas gawat darurat, hingga tamu hotel diperbolehkan melintas," ungkapnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko menjelaskan, akan dilakukan penjagaan di titik penyekatan.

"Petugas ditempatkan di lokasi penyekatan, dengan melakukan pengecekan bagi kendaraan yang akan melintas," ungkapnya kepada Tribunsolo.com, Sabtu (21/8/2021).

Sarwoko menekankan, bagi masyarakat bukan asli Tawangmangu akan diputar balikkan.

"Jika ditemukan bukan warga Tawangmangu, terpaksa akan kita putar balik dan tidak boleh naik," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved