Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Senyapnya Penghapusan Coretan di Solo yang Kritik Pemerintah : Tak Ada Warga yang Mengetahuinya

Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan dan dirinya membenarkan bahwa hal itu dilakukan oleh pihaknya.

TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin
Lokasi coretan bernada protes ke pemerintah Orang Miskin Dilarang Sakit di Kota Solo, dihapus dengan cat. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Coretan dengan menggunakan pylox di sudut bangunan Kota Solo kini lenyap tertutup cat tembok berwarna krem.

Tulisan vandalisme itu berisi kritikan kepada pemerintah seperti : "Orang Miskin Dilarang Sakit," "Indonesia Lagi Sakit, Pray for PKL," dan "Negaraku Minus Nurani."

Namun dari warga sekitar tidak ada yang mengetahui siapa penghapus tulisan tersebut.

TribunSolo.com mencoba mewawancarai warga sekitar dan hasilnya nihil, semuanya tidak tahu dan terkejut mengenai penghapusan tulisan vandalisme itu.

Baca juga: Curi Uang Jutaan Rupiah Milik Tetangga, 2 Pemuda Sragen Dibekuk Polisi, Salah Satu Masih Bau Kencur

Baca juga: Ekspresi Senang Mahasiswi Wonogiri Akhirnya Dapat Vaksin, karena Sempat Cari-cari ke Berbagai Daerah

Salah satunya adalah Ngatiyem (61) seorang pekerja harian di Pasar Legi, yang sama sekali tidak tahu menahu tentang pengecatan tulisan vandalisme itu.

"Saya kaget tiba-tiba tadi siang kok warna cat tembok sudah berubah, seakan menutupi sesuatu," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (24/8/2021).

Ngatiyem menuturkan bahwa coretan kritik itu sudah menempel sejak lama.

"Saya tidak tahu kapan pastinya tulisan itu ada, namun saya kira itu sudah ada sejak lama," terangnya.

Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan dan dirinya membenarkan bahwa hal itu dilakukan oleh pihaknya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved