Berita Boyolali Terbaru

Dinkes Boyolali Klaim Sudah Level 1 saat Ini: Tinggal Dua Desa yang Masih Zona Merah

Kasus corona di Boyolali saat ini sudah turun dibanding sebelumnya. Kasus ini diketahui turun jauh dari bulan sebelumnya. 

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Plt Kepala Dinkes Boyolali Insan Adi Asmono saat ditemui awak wartawan di Kantornya, Rabu (16/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Kasus corona di Boyolali saat ini sudah turun dibanding sebelumnya. 

Kasus ini diketahui turun jauh dari bulan sebelumnya. 

Plt Kepala Dinkes Boyolali, Insan Adi Asmono mengatakan, saat ini kasus aktif di Boyolali tinggal 438 kasus.

Baca juga: Jadi Yatim Piatu karena Corona, Bupati Etik Suryani Jamin Pendidikan 31 Anak di Sukoharjo

Baca juga: Pemuda Asal Wonogiri Ditemukan Meninggal Dalam Bus: Positif Corona, Dimakamkan Prosedur Prokes

Dari jumlah itu, 200 pasiennya tidak memiliki gejala sehingga melaksanakan isolasi mandiri.

Sementara, 82 pasien menjalani isolasi terpusat dan 156 pasiennya di rawat di rumah sakit.

"Skor IKM kita 2,55 dan masuk zona risiko sedang. Vaksinasi pelajar juga sudah dimulai, satu sekolah sudah mendapatkan vaksin lengkap dua dosis,” ujar Insan, kepada TribunSolo.com, Senin (30/7/2021).

Baca juga: Libur Agustus Corona Seakan Menghilang, Wisatawan Tumplek Blek di Selo, Banyak yang Tak Pakai Masker

“Lalu, pada 9 September nanti, vaksin untuk pelajar dosis kedua di beberapa sekolah di Boyolali Kota,” jelasnya.

Dengan angka tersebut, menurutnya, Boyolali masuk kriteria level 1.

Hal itu dihitung dari Kasus konfirmasi baru per 100.000 penduduk minggu ini  positif rate di Boyolali hanya 10 persen.

Baca juga: Rezeki Anak Sholeh di Sragen, 17 Bocah Yatim Piatu karena Corona Ditransfer Kapolda Jateng Per Tahun

Sedangkan kontak erat sebanyak 2 kasus, dengan  keterisian bed occupancy rate (BOR) turun menjadi 36 persen. 

Selain itu, peta sebaran covid-19 di Boyolali berbasis wilayah hanya  tinggal dua desa yang masih berada di zona merah.

Yakni, Desa Jeron, Nogosari dan Desa Sindon, Ngemplak.

Masih ada beberapa desa yang berada di zona kuning, oranye dan mayoritas berada di zona hijau.

“ Dari 261 Desa dan 6 Kelurahan, hampir semuanya sudah hijau. Tinggal beberapa saja yang kuning dan 2 desa yang masih merah,” imbuhnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved