Berita Boyolali Terbaru

Hati-hati, Ini Cara Pelaku Rekrut Member Arisan Online Bodong : Testimoni Palsu dan Untung Selangit

Polisi mengungkap modus para korban di Kabupaten Boyolali bisa terbius arisan online yang ternyata bodong.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Member yang juga korban penipuan arisan dan lelang online menunjukan daftar member yang kena tipu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Polisi mengungkap modus para korban di Kabupaten Boyolali bisa terbius arisan online yang ternyata bodong.

KBO Sat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Widodo mengungkapkan modus arisan online yang ditangani, semuanya menjanjikan keuntungan besar.

Jumlah uang setoran anggota arisan dijanjikan bakal dikembalikan dengan jumlah yang jauh lebih banyak.

“Tapi kenyataannya, uang setoran malah dibawa kabur oleh pengelola atau owner arisan online tersebut,” ujar dia kepada TribunSolo.com, Selasa (31/8/2021).

Baca juga: Bansos Bentuk Sembako di Solo Akan Dilenyapkan, Bakal Diganti dengan Voucher Belanja hingga E-money

Baca juga: Teka-teki Kenapa Hanya Ada Rp 500 Juta, Padahal Korban Arisan Online di Boyolali Tembus Rp 2 Miliar

Dia menyebut, modus yang digunakan owner arisan online ini pertama dengan membuat sebuah grup di media sosial.

Dengan iming-iming itu, orang akan tergiur dan bergabung dalam grup medsos yang telah dibuat tersebut.

Lalu, sang owner mengirimkan pesan secara pribadi bahkan memaksa calon member untuk bergabung.

Tak hanya orang yang yang diajak untuk bergabung, bahkan orang yang tidak dikenalnya pun diajak untuk bergabung.

“Untuk lebih meyakinkan calon membernya ini, owner Arisan online juga mengirim testimoni palsu yang sangat menggiurkan,” ucapnya.

Awalnya, sang owner memutar uang arisan satu dengan lainnya untuk menutup lobang.

Tapi akhirnya, sang owner ini kabur setelah mendapat setoran arisan dengan jumlah yang banyak.

“Modus semacam ini, atau tawaran mendapat keuntungan banyak ini sebaiknya diwaspadai. Jangan mudah tergiur,” imbuhnya.

“Saat ini kasus arisan online ini masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan-keterangan saksi,” aku dia.

Kerugian Miliaran Rupiah

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved