Breaking News:

Asa Muhammad Kece Agar Dapat Keringanan Hukuman: Bakal Hadirkan Saksi Ahli Tafsir Agama

Kuasa hukum akan membawa saksi dari ahli pidana, bahasa hingga tafsir agama untuk dapat meringankan hukuman Muhammad Kece.

Editor: Hanang Yuwono
YouTube Muhammad Kece
Tangkapan layar akun YouTube Muhammad Kece yang dikecam MUI akibat dianggap menistakan agama Islam. 

TRIBUNSOLO.COM - Berikut update terbaru kasus dugaan penistaan agama oleh YouTuber Muhammad Kece.

Kuasa hukum tak akan tinggal diam untuk meringankan hukuman Muhammad Kece.

Pihaknya berencana segera membawa saksi-saksi yang dianggap dapat meringankan kepada Bareskrim Polri.

Muhammad Kece Ternyata Idap 3 Penyakit Berat Ini, Kini Berharap Diizinkan Dirawat di RS

Hal tersebut disampaikan Kuasa Hukum Youtuber Muhammad Kece, Sandi Situngkir usai mendatangi Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (1/9/2021).

"Perkaranya tadi kami diskusikan, kami tawarkan tadi dari kami ada saksi-saksi yang meringankan, termasuk ahli yang dari kami dari pihak tersangka," kata Sandi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Ia menyampaikan pihaknya akan membawa saksi dari ahli pidana, bahasa hingga tafsir agama untuk dapat meringankan hukuman Muhammad Kece.

"Ahli pidana, ahli bahasa, ahli tafsir agama, kami tawarkan perbandingan agama. Kami akan tawarkan kepada penyidik, penyidik akan mengatur jadwal untuk memeriksa mereka," ujarnya.

Baca juga: Muhammad Kece Ogah Minta Maaf Atas Konten Diduga Bermuatan SARA, Kuasa Hukum Beberkan Penyebabnya

Rencananya, kata Sandi, saksi-saksi tersebut akan mulai dijadwalkan diperiksa pekan depan.

YouTuber Muhammad Kece yang juga tersangka kasus penistaan agama melambaikan tangan saat tiba di Bareskrim Polri Jakarta Selatan pada Rabu (25/8/2021).
YouTuber Muhammad Kece yang juga tersangka kasus penistaan agama melambaikan tangan saat tiba di Bareskrim Polri Jakarta Selatan pada Rabu (25/8/2021). (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Hingga saat ini, penyidik masih tengah masih memeriksa saksi-saksi yang berasal dari Polri.

"Minggu depan karena yang sekarang ini polisi masih melengkapi saksi-saksi dari mereka. Dari pihak penyidik. Nanti minggu depan kami coba tawarkan diskusikan kapan mulai dilakukan pemeriksaan," tukasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved