Breaking News:

Kunci Jawaban Buku Tematik

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 2 Halaman 85 Sampai dengan Halaman 96, Subtema 2

Artikel ini menyajikan soal dan kunci jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD tema 2 halaman 85, 86, 87, 88, 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95, dan 96.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Kumpulan Kunci Jawaban Buku Tematik SD sebagai panduan orangtua untuk anak belajar di rumah. 

Jawaban: Keputusan bersama adalah suatu keputusan yang sudah ditetapkan berdasarkan pertimbangan, pemikiran, dan pembahasan yang matang.

– Apa yang tidak boleh dilakukan saat mengambil keputusan bersama?

Jawaban: Dalam pengambilan keputusan kita tidak boleh memaksakan kehendak.

– Apa saja ciri-ciri muyawarah mufakat?

Jawaban: Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat antara lain sesuai dengan kepentingan bersama. usul atau pendapat yang disampaikan mudah dipahami, pertimbangan moral lebih diutamakan, dan pembicaraan harus dapat diterima dengan akal sehat.

Siapa

Pertanyaan dan jawaban:

– Siapa yang mempunyai tanggung jawab ikut serta dalam mengambil keputusan bersama?

Jawaban: Setiap warga masyarakat mempunyai tanggung jawab ikut serta dalam mengambil keputusan bersama.

– Siapa yang harus mematuhi dan melaksanakan hasil keputusan bersama?

Jawaban: Keputusan bersama harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua peserta rapat tanpa terkecuali dan membeda-bedakan.

– Siapa yang harus menghargai pendapat orang lain dalam musyawarah?

Jawaban: Setiap peserta musyawarah harus menghargai pendapat orang lain.

Di mana

Pertanyaan dan jawaban:

– Di mana biasanya musyawarah mufakat dilaksanakan?

Jawaban: Musyawarah mufakat dilaksanakan di balai pertemuan.

– Di mana kita tidak boleh memotong pembicaraan orang lain?

Jawaban: Kita tidak boleh memotong pembicaraan orang lain saat melaksanakan musyawarah mufakat.

– Di mana kita tidak boleh memaksakan kehendak?

Jawaban: Dalam pengambilan keputusan kita tidak boleh memaksakan kehendak.

Bagaimana

Pertanyaan dan jawaban:

– Bagaimana sikap yang baik saat orang lain mengemukakan pendapat?

Jawaban: Sikap yang baik saat orang lain mengemukakan pendapat adalah dengan mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain tanpa menyela orang yang sedang mengemukakan pendapat.

– Bagaimana cara menanggapi pendapat orang lain yang tidak kita setujui?

Jawaban: Bila kita tidak setuju dengan pendapat yang dikemukakan peserta lain, boleh menanggapinya tetapi dengan cara yang sopan agar tidak menimbulkan permasalahan.

– Bagaimana cara menghargai pendapat orang lain?

Jawaban: Cara menghargai pndapat orang lain adalah dengan mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain tanpa menyela orang yang sedang mengemukakan pendapat.

Mengapa

– Mengapa kita tidak boleh memaksakan kehendak?

Jawaban: Kita tidak boleh memaksakan kehendak karena pendapat orang lain-berbeda-beda.

– Mengapa kita melakukan musyawarah mufakat?

Jawaban: Kita melakukan musyawarah mufakat untuk mengambil keputusan bersama.

– Mengapa dalam pelaksanaan musyawarah untuk mencapai mufakat kita harus berpedoman pada prinsip-prinsip dan aturan musyawarah?

Jawaban: Dalam pelaksanaan musyawarah untuk mencapai mufakat kita harus berpedoman pada prinsip-prinsip dan aturan musyawarah agar mutawarah dapat berjalan dengan baik.

Ayo Berdiskusi

Diskusikanlah hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai peserta musyawarah. Tulislah hasil diskusi dengan jelas dan singkat.

Jawaban:

Hak peserta musyawarah:

– Peserta berhak menyampaikan pendapat
– Menyetujui atau menolak pendapat orang lain
– Mendapat perlakuan yang sama dalam berpendapat

Kewajiban kewajiban peserta musyawarah :

– Peserta wajib menghargai pendapat orang lain
– Peserta wajib melaksanakan keputusan musyawarah dengan penuh tanggungjawab
- Peserta wajib menjaga ketertiban selama pelaksanaan musyawarah

Tanggungjawab peserta musyawarah :

– Mematuhi dan melaksanakan hasil keputusan bersama
– Mengutamakan kepentingan umum dan menghargai pendapat orang lain
– Pengambilan keputusan untuk kebaikan bersama

Edo dan teman-teman bermusyawarah mengenai rencana pelaksanaan peragaan tari. Kamu dan teman-teman sekelasmu juga perlu mengadakan musyawarah mengenai rencana memperagakan tarian daerah yang telah kalian pilih bersama-sama. Tahukah kamu, apa yang harus diperhatikan dalam menyiapkan peragaan karya tari? Bacalah uraian berikut!

Ayo Membaca

Sebelum melaksanakan peragaan karya tari, ada beberapa hal yang harus kita persiapkan. Tujuan persiapan yaitu agar peragaan karya tari berhasil dengan baik dan pantas untuk ditampilkan di depan orang lain. Persiapan yang dilakukan sebagai berikut.

1. Menentukan Bentuk Karya Tari.

Bentuk karya tari ada bermacam-macam. Ada bentuk tari tunggal, bentuk tari berpasangan, dan bentuk tari kelompok. Bentuk karya tari perlu ditentukan sebelum diperagakan di depan penonton, karena berkaitan dengan unsur lain.

2. Memilih Karya Tari.

Pemilihan karya tari harus disesuaikan dengan bentuk tari. Sebagai contoh jika bentuk tari yang dipilih tari berpasangan, pilihlah karya tari berpasangan.

3. Menentukan Jumlah Penari.

Jumlah penari disesuaikan dengan bentuk dan karya tari yang dipilih. Jika karya tari yang dipilih berpasangan, jumlah penarinya dua orang atau kelipatannya.

4. Memilih Properti Tari.

Properti perlu dipersiapkan sejak awal dan selalu dipakai sejak saat latihan peragaan gerak tari. Tujuannya agar pada saat peragaan di depan penonton, kamu sudah terbiasa dengan penggunaan properti sehingga sesuai dengan gerak tari.

5. Menentukan Iringan Tari

Saat ini iringan tari bisa kita dapatkan dalam aneka bentuk rekaman, baik dengan pita kaset maupun CD. Persiapkan iringan tari sejak awal dan gunakan selalu setiap kali latihan.

6. Memilih Busana Tari.

Setiap karya tari memerlukan busana yang berbeda. Busana tari harus sesuai dengan tema tari. Saat ini banyak persewaan busana tari sehingga memudahkanmu dalam menyiapkan busana tari. Namun, apabila di daerah tempat tinggalmu tidak ada penyewaan busana tari, kamu dan teman-temanmu dapat berkreasi menciptakan busana tari sesuai tema tari yang akan diperagakan.

Kamu telah mengetahui unsur-unsur yang harus dipersiapkan untuk peragaan karya tari. Kamu dan teman-teman sekelasmu juga telah sepakat memilih karya tari yang akan diperagakan. Sekarang isilah bagan berikut berkaitan dengan peragaan tari yang akan kalian lakukan.

Ayo Menulis

Jawaban:

Nama Karya Tari: Tari Kecak

Bentuk Karya Tari: kelompok penari pria yang berbaris melingkar

Jumbah penari : banyak penari pria, puluhan hingga ratusan penari pria

Busana tari: Bawahan celana hitam yang dilengkapi dengan selendang kotak-kotak hitam putih.

Properti: bunga kamboja, gelang kerincing, topeng, tempat sesaji, bara api

Iringan Tari: Tarian diiringi suara teriakan para penari laki-laki

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 2 Kelas 1 SD, Halaman 67 68 69 Pembelajaran 2 Subtema 2: Kegemaranku

Kunci Jawaban Halaman 91 - 96

Suatu hari menjelang sore, langit tampak gelap. Mendung gelap menggantung di langit. Tiba-tiba secercah kilat menyambar dan terdengar suara petir menggelegar. Kemudian hujan turun dan air tercurah deras dari langit. Angin pun berembus sehingga suhu udara menjadi terasa dingin.

Jika kamu berada dalam suasana seperti itu, apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu akan tinggal di dalam rumah, memakai baju tebal, dan minum teh hangat? Atau sebaliknya, apakah kamu lebih suka keluar dan bermain hujan-hujanan?

Kita tentu selalu menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan organ pernapasan. Namun, seringkali faktor lingkungan sangat besar memengaruhi kesehatan kita. Seperti yang terjadi pada tahun 2015, bencana kabut asap melanda sebagian wilayah Indonesia, terutama di Sumatra dan Kalimantan. Bacaan berikut menyajikan bahaya kabut asap bagi kesehatan manusia.

Kabut Asap Kebakaran Mengganggu Pernapasan
Kabut Asap Kebakaran Mengganggu Pernapasan

Sembilan Bahaya Kabut Asap dan Cara Mengatasinya

Kebakaran lahan dan hutan telah menjadi bencana kabut asap. Pemerintah sudah berusaha mematikan titik-titik kebakaran, tetapi hasilnya kabut asap masih ada. Apa saja bahaya kabut asap kebakaran dan apa yang harus kita lakukan apabila di daerah kita terkena kabut asap?

Berdasarkan pantauan, indeks pencemaran udara di Jambi, Palembang, dan Palangkaraya sudah sangat tinggi atau tidak sehat. Tidak sehat karena asap kebakaran hutan dan lahan menyebabkan debu atau partikel halus hasil kebakaran seperti jelaga. Saking halusnya, partikel ini akan dengan mudah terisap dan mengotori sistem pernapasan.

Selain partikel halus, asap kebakaran juga mengandung zat-zat berbahaya seperti ozon (O3), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), dan nitrogen oksida (NO2).

Kabut asap ini dapat mengganggu kesehatan semua orang, baik orang yang kondisinya sehat maupun yang sakit. Namun, pada orang yang kondisi kesehatannya kurang, khususnya pada orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, anak-anak, dan balita, kabut asap adalah bencana yang bisa mengancam jiwa.

Apa saja bahaya kabut asap bagi kesehatan kita? Berikut ini beberapa bahaya kabut asap bagi kesehatan.
1. Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan.
2. Kabut asap dapat menyebabkan reaksi alergi, peradangan, dan mungkin juga infeksi.
3. Kabut asap dapat memperburuk penyakit asma dan penyakit paru kronis lain, seperti bronkitis kronik.
4. Kabut asap dapat menyebabkan kemampuan kerja paru berkurang dan menyebabkan seseorang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
5. Kabut asap dapat menyebabkan orang lanjut usia dan anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh rendah akan lebih mudah mengalami gangguan kesehatan.
6. Kabut asap dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam mengatasi infeksi paru-paru dan saluran pernapasan, sehingga lebih mudah terjadi infeksi.
7. Kabut asap dapat memperburuk penyakit pernapasan yang sudah ada. Kabut asap menyebabkan polusi pada air bersih, tanaman sayuran, buah-buahan, dan makanan yang tidak ditutup.
8. Kabut asap memperburuk kondisi lingkungan sehingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akan mudah terjadi.

Bagaimana kita melindungi diri dari kabut asap?
1. Hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah/gedung, terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan.
2. Selalu memakai masker jika harus pergi ke luar rumah/gedung. 2. Pakailah masker dengan benar untuk menutupi hidung dan mulut.
3. Minumlah air putih lebih banyak dan lebih sering agar debu atau partikel halus yang menempel pada tenggorokan larut dan masuk ke dalam pencernaan sehingga ikut terbuang bersama kotoran.
4. Segeralah berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain.
5. Segera lakukan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) seperti makan makanan bergizi, banyak minum, banyak mengonsumsi buah, jangan dekat-dekat orang merokok, dan istirahat cukup.
6. Upayakan agar asap dari luar tidak masuk ke dalam rumah/gedung.
7. Tempat penampungan air minum dan makanan harus ditutup dan terlindung dengan baik.
8. Buah-buahan dan sayuran dicuci sebelum dikonsumsi. Bahan makanan dan minuman yang dimasak perlu dimasak dengan baik.

Ayo Berlatih

Dari bacaan “Sembilan Bahaya Kabut Asap dan Cara Mengatasinya” di atas, buatlah pertanyaan dengan kata tanya apa, siapa, di mana, bagaimana, dan mengapa. Kemudian tulislah jawaban dari pertanyaan tersebut. Tuliskan dalam bentuk tabel seperti contoh berikut. Kemudian, bertanya jawablah dengan teman sebangkumu.

Jawaban:

Apa

Pertanyaan dan jawaban:

– Apa penyebab kabut asap?

Jawaban: Penyebab kabut asap adalah kebakaran hutan.

– Apa saja zat-zat yang terkandung dalam asap kebakaran?

Jawaban: Zat-zat yang terkandung dalam asap kebakaran antara lain seperti ozon (O3), sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), dan nitrogen oksida (NO2)

– Apa penyebab indeks pencemaran udara di Jambi, Palembang, dan Palangkaraya sudah sangat tinggi atau tidak sehat?

Jawaban: Indeks pencemaran udara di Jambi, Palembang, dan Palangkaraya sudah sangat tinggi atau tidak sehat karena asap kebakaran hutan dan lahan menyebabkan debu atau partikel halus hasil kebakaran seperti jelaga.

– Apa akibat kabut asap bagi orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, anak-anak, dan balita?

Jawaban: Akibat kabut asap bagi orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, anak-anak, dan balita, kabut asap bisa mengancam jiwa.

Siapa

Pertanyaan dan jawaban:

– Siapa yang sudah berusaha mematikan titik-titik kebakaran?

Jawaban: Pemerintah

– Siapa yang jiwanya terancam oleh bencana kabut asap?

Jawaban: Kabut asap dapat mengancam jiwa orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, anak-anak, dan balita.

– Siapa yang akan lebih mudah mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap?

Jawaban: Orang lanjut usia dan anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh rendah akan lebih mudah mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap.

– Siapa yang akan mengobati jika mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain?

Jawaban: Dokter

Di mana

Pertanyaan dan jawaban:

– Di mana indeks pencemaran udara sudah sangat tinggi atau tidak sehat?

Jawaban: Di Jambi, Palembang, dan Palangkaraya.

– Di mana kita haru selalu memakai masker?

Jawaban: Kita harus selalu memakai masker jika harus pergi ke luar rumah/gedung.

– Di mana terjadinya kebakaran yang menyebabkan kabut asap?

Jawaban: Terjadi di lahan dan hutan

– Di mana tempat berobat bila mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain?

Jawaban: Di dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat.

Bagaimana

Pertanyaan dan jawaban:

– Bagaimana usaha pemerintah untuk mengatasi bencana kabut asap?

Jawaban: Usaha pemerintah untuk mengatasi bencana kabut asap dengan berusaha mematikan titik-titik kebakaran.

– Bagaimana indeks pencemaran udara di Jambi, Palembang, dan Palangkaraya?

Jawaban: Indeks pencemaran udara di Jambi, Palembang, dan Palangkaraya sudah sangat tinggi atau tidak sehat.

– Bagaimana hasil usaha pemerintah dalam mengatasi bencana kabut asap?

Jawaban: Pemerintah sudah berusaha mengatasi bencana, tetapi hasilnya kabut asap masih ada.

– Bagaimana cara melakukan perilaku hidup bersih sehat (PHBS)?

Jawaban: Cara melakukan PHBS adalah dengan makan makanan bergizi, banyak minum, banyak mengonsumsi buah, jangan dekat-dekat orang merokok, dan istirahat cukup

Mengapa

Pertanyaan dan jawaban:

– Mengapa terjadi bencana kabut asap?

Jawaban: Karena kebakaran lahan dan hutan

- Mengapa indeks pencemaran udara di Jambi, Palembang, dan Palangkaraya sudah sangat tinggi atau tidak sehat?

Jawaban: Karena asap kebakaran hutan dan lahan menyebabkan debu atau partikel halus hasil kebakaran seperti jelaga.

– Mengapa kita harus minum air putih lebih banyak dan lebih sering?

Jawaban: Agar debu atau partikel halus yang menempel pada tenggorokan larut dan masuk ke dalam pencernaan sehingga ikut terbuang bersama kotoran.

– Mengapa kemampuan kerja paru-paru berkurang dan menyebabkan seseorang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas?

Jawaban: Karena kabut asap

Ayo Berdiskusi

Dari bacaan “Sembilan Bahaya Kabut Asap dan Cara Mengatasinya”, disebutkan beberapa cara memelihara organ pernapasan.

Diskusikan bersama kelompokmu (setiap kelompok beranggota 4-5 siswa) tentang cara-cara memelihara organ pernapasan pada manusia.

Jawaban:

Cara memelihara organ pernapasan manusia:

– Selalu memakai masker jika harus pergi ke luar rumah/gedung.
– Segera lakukan perilaku hidup bersih sehat (PHBS).
- Tempat penampungan air minum dan makanan harus ditutup dan terlindungi dengan baik

Ayo Renungkan

Mengapa kita harus menjaga kesehatan organ pernapasan?

Kerja Sama dengan Orang Tua

Apa kebiasaan dalam keluargamu untuk menjaga kesehatan organ pernapasan?

*) Disclaimer: Kunci jawaban di atas hanya sebagai panduan bagi orang tua.

Tribunnews.com tidak bertanggung jawab atas kesalahan jawaban.

(Tribunnews.com/Nadya)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved