Berita Wonogiri Terbaru
Persentase Kepatuhan Masyarakat Wonogiri Pakai Masker 94 Persen, Satpol PP: Kesadaran Baik
Angka persentase kepatuhan masyarakat Wonogiri dalam memakai masker terbilang tinggi.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Angka persentase kepatuhan masyarakat Wonogiri dalam memakai masker terbilang tinggi.
Berdasarkan data yang dihimpun dari website covid19.go.id/monitoring-kepatuhan-protokol-kesehatan, Kabupaten Wonogiri masuk zona hijau dengan tingkat kepatuhan 94,64 persen.
Hal tersebut merupakan salah satu indikator baik dalam pencegahan penularan virus Covid-19.
Baca juga: Libur Agustus Corona Seakan Menghilang, Wisatawan Tumplek Blek di Selo, Banyak yang Tak Pakai Masker
Baca juga: Kisah Pevoli Brasil Selalu Pakai Masker di Laga Olimpiade, Terungkap Cerita Menyentuh di Baliknya
Disampaikan oleh Waluyo, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Wonogiri angka sebesar itu didapat karena adanya kerja sama yang baik.
Kerjasama yang dimaksud Waluyo adalah kerja sama antara pemerintah dan seluruh masyarakat Wonogiri.
"Yang terpenting itu respon baik masyarakat, dengan begitu masyarakat juga sudah memiliki kesadaran yang tinggi," kata Waluyo baru-baru ini.
Baca juga: Sosok Kades Jenar Sragen, Pembuat Baliho yang Sebut Enak Zaman PKI & Pasang Foto Bermasker di Kepala
Waluyo juga mengatakan, bahwa ketika pemerintah secara masif mensosialisasi tentang pentingnya penggunaan masker, ada timbal balik dari masyarakat.
Timbal balik yang baik itu ditunjukkan dengan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), salah satunya memakai masker.
Dengan adanya kerjasama baik antar seluruh pihak, Waluyo meyakini bahwa penyebaran virus bisa ditekan.
Baca juga: Beredar Video Istri Gubernur Joget di Kafe Tanpa Masker, Satgas Covid-19 Sebut Kegiatan Lama
Meski begitu, kata Waluyo, ia juga masih mendapati masyarakat yang tak memakai masker ketika melakukan patroli gabungan.
"Masih ada yang tidak memakai, tapi itu karena situasional saja, bukan berarti mereka (yang tidak memakai masker) tidak taat," imbuh dia.
Dia mencontohkan, situasional yang dimaksud seperti misalnya ketika warga sedang makan di warung makan, berolahraga dan beraktifitas berat.
Hasil Sanksi Masker di Boyolali
Tidak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) pelanggar PPKM Level 3 Boyolali saja yang disanksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-masker-anak2.jpg)