Berita Solo Terbaru
Ada Insiden Lapas Tangerang, Ternyata Rutan di Solo Juga Overload, Kapasitas 200 Dihuni 600 Orang
Kebakaran di Lapas Tangerang menimbulkan kekhawatiran dan kewaspadaan bagi Rutan di daerah lain.
Penulis: Iqbal Fathurrizky | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Iqbal Fathurrizky
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kebakaran di Lapas Tangerang menimbulkan kekhawatiran dan kewaspadaan bagi Rutan di daerah lain.
Pasalnya insiden yang membuat 41 orang tewas 39 di antaranya WNI tersebut menjadi kebakaran yang cukup parah.
Kepala Adminstrasi dan Perawatan Rutan Kelas I Surakarta Fitroh, menyebutkan akan melakukan tindakan antisipasi indisen mengerikan tersebut.
Fitroh mengaku kegiatan itu di antaranya dilakukan perbaikan dan peningkatan SOP penangangan bencana di Rutan Kelas I Solo.
Baca juga: Lapas Tangerang Terbakar hingga Tewaskan Puluhan Orang, Begini Antisipasi di Rutan Wonogiri
Baca juga: Kisah Warga Binaan di Rutan Solo, Ikut Bekerja Jadi Penjahit, Kini Tak Lagi Membebani Keluarganya
"Kita perbaiki sistem penanganan bencana, kita kroscek kembali kesalahan sistem kita," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (8/9/2021).
Selain itu, Fitroh juga menyampaikan bahwa ia baru menghubungi Pemadam Kebakaran Solo untuk menjalin koordinasi dan antisipasi jika terjadi bencana kebakaran.
Sama halnya dengan Rutan Tanggerang, Rutan Kelas I Solo juga mengalami kelebihan muatan.
Terdapat sekitar 600 napi yang menghuni Rutan Kelas I Solo, sedangkan kapasitas Rutan tersebut hanya 200 orang saja.
"Over muatan tersebut karena kita berada di 3 wilayah hukum yaitu Kota Surakarta, Karanganyar, dan Sukoharjo," kata Fitroh.
Untuk mengurangi kepadatan di Rutan Kelas I Solo, Fitrah mengaku akan memindahkan napi secara rutin ke lapas-lapas sekitar.
"Tetap akan kami mutasi secara rutin setiap kali ada persetujuan, seperti pindah ke Sragen, Klaten dan lapas-lapas terdekat lainnya," jelasnya.
Lapas di Daerah Waspada
Kebakaran di Lapas Tangerang yang menewaskan puluhan narapidana membuat pengelola Rutan di daerah waspada.
Seperti yang diwaspadai Rutan Kelas II B di Kabupaten Wonogiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/warga-binaan-tengah-menjahit-pesanan-kaus-di-rutan-kelas-i-solo-jalan-slamet-riyadi-solo.jpg)