Breaking News:

Viral

Kronologi Oknum Dokter Diam-diam Campurkan Sperma ke Makanan Teman, Begini Duduk Perkaranya

Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oknum Dokter berupa mencampurkan sperma ke dalam makanan milik korban, viral di media sosial.

KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH
ilustrasi makanan. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oknum Dokter berupa mencampurkan sperma ke dalam makanan milik korban, terjadi di Semarang, Jawa Tengah.

Dilansir dari TribunJateng, kejadian ini dilakukan oknum dokter yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di sebuah Universitas ternama di Kota Semarang melakukan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan. 

Baca juga: Viral di Boyolali, Motor Ditinggal di Pinggir Jalan Solo - Semarang: Pemilik Tak Diketahui 

Diketahui, korban tak lain adalah istri temannya sendiri. 

"Kasus ini terjadi di rumah kontrakan yang dihuni oleh korban dan suaminya serta pelaku," papar pendamping korban dari LRC-KJHAM Nia Lishayati saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (10/9/2021).

Nia menjelaskan, pihaknya menerima rujukan kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum dokter pada 14 Januari 2021.

Ia menyebut, kejadian tersebut diduga dilakukan oleh pelaku sejak bulan Oktober 2020.

Dampak ke korban

Sejak bulan Desember 2020 sampai hari ini korban harus minum obat anti depresan yang diresepkan psikiatri.

Selain ke psikiatri, korban juga melakukan pemulihan psikologis ke psikolog.

"Cairan sperma tersebut bisa mengandung bakteri atau pun virus yang suatu saat nanti bisa menjadi penyakit atau menjadi pencetus suatu penyakit," ujarnya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved