Berita Wonogiri Terbaru

Dampak 'Amukan' Angin Ribut Wonogiri, Atap & Pagar Sekolah Rusak: Ratusan Buku Perpustakaan Basah

Kondisi SDN Karangtengah, Desa Jaten, Kecamatan Selogiri cukup parah setelah diterjang angin ribut pada Jumat (25/9/2021).

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Buku koleksi perpustakaan SD Negeri Karangtengah, Wonogiri basah setelah disapu hujan dan angin ribut. 

Wakil Kepala Bidang Operasional SAR Karanganyar, M. Rasyid Al Fauzan, mengatakan proses evakuasi memakan waktu sekitar 30 menit.

"Setelah mendapat informasi dari masyarakat 5 personel langsung menuju lokasi dibantu para relawan dan anggota TNI," ungkapnya kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Waspada! Puluhan Rumah Rusak dan Belasan Pohon Tumbang, Akibat Cuaca Buruk di Sukoharjo

Proses evakuasi memakan waktu sekitar 30 menit, dengan pajang pohon 6 meter dan diameter sekitar 20-30 centimeter.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerusakan terjadi di bagian bak depan truk," ungkapnya.

Namun, terkendala waktu kedatangan para personel di TKP karena pohon tumbang tersebut sempat mengakibatkan kemacetan di ruas jalan tersebut.

"Saat memotong pohon mengunakan gergaji benso," ungkapnya

Rata Dengan Tanah

Sebagian bangunan rumah warga di Kampung Randusari, RT 04, RW 05, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo rata dengan tanah.

Itu disebabkan sebuah pohon yang tumbang mengenai bangunan rumah milik Donitri Wahyono (30) saat diguyur hujan angin.

Baca juga: Nahas, Lagi Boncengan Naik Motor, Dua Mahasiswa di Bandung Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Baca juga: Mobil Camry Bernopol Cantik 7777 Tertimpa Pohon Tumbang di Gayam, Warga Gotong Royong Evakuasi

Beruntung tidak ada korban dalam musibah tersebut, karena seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dari musibah tersebut.

"Namun, rumah korban mengalami rusak berat pada bagian atap rumah," ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali Bambang Sinungharjo, Jumat (13/8/2021).

Sinung menyebut peristiwa yang mengakibatkan korban merugi hingga Rp 20 juta itu terjadi sekira pukul 15.30 WIB.

Saat itu cuaca tengah hujan deras yang disertai angin kencang. Pohon besar di samping rumah kemudian roboh dan menimpa rumah milik

"Selain itu, masih di Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo pohon tumbang juga terjadi di tempat lain," ujar Bambang.

Pohon tumbang juga menimpa warung kelontong Siswanto (36) di Kampung Waru, RT 01, RW 02, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved