Berita Wonogiri Terbaru
Cuaca Ekstrim di Wonogiri: Puluhan Rumah Rusak, Pohon Tumbang Timpa Gedung SD
Kepala Pelaksana harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto, menyebutkan sedikitnya 31 rumah warga rusak d
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Agil Trisetiawan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Cuaca ekstrim sudah terjadi di sejumlah tempat di Kabupaten Wonogiri.
Hujan disertai angin kencang ini, membuat sejumlah bangunan rusak, Jumat (24/9/2021).
Seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri yang porak-poranda karena angin kencang.
Kepala Pelaksana harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto, menyebutkan sedikitnya 31 rumah warga rusak dalam bencana hujan deras yang disertai angin itu.
"Rumah yang rusak telah kami data, jika ditotal kerugiannya ditaksir mencapai Rp 107,5 juta," ujar Bambang, kepada TribunSolo.com, Sabtu (25/9/2021).
Baca juga: Kesaksian Warga Lihat Ngerinya Angin Ribut di Wonogiri: Panik Dahan Pohon Besar Menimpa Gedung SD
Baca juga: Kondisi SDN Karangtengah di Wonogiri Rusak, Kepala Sekolah Berharap Ada Perbaikan Secepatnya
Dia merinci ada 16 unit rumah warga masuk kategori rusak sedang. Sedangkan 15 unit rumah lainnya mengalami rusak ringan.
" Bangunan yang rusak bermacam-macam. Mulai dari bagian dapur hingga rumah utama," kata Bambang.
Rata-rata kerusakan rumah ini terjadi pada bagian atap. Kencangnya angin mengakibatkan genting rumah warga tersapu.
Saat ini pihaknya telah berkoordinasi instansi terkait dalam rangka penanganan lanjutan serta pemulihan pasca bencana
Kepala Desa Jaten, Joko Santoso menyebut selain merusak gapura dan bagian atap gedung SD Negeri Karangtengah puluhan rumah warganya juga rusak.
Rumah-rumah itu mengalami kerusakan ringan seperti atap-atap yang tersapu angin lalu pecah.
"Selain pohon tumbang, ada beberapa rumah warga kami yang mengalami kerusakan berupa atap genteng yang pecah," ungkapnya.
Dia menyebut, kerusakan itu tersebar di beberapa dusun yang ada di wilayahnya.
Ada tujuh dusun yang terdampak, yakni Karangtengah, Karanganyar, Karangtalun, Pulosari, Mantenan, Gempeng dan Brangkulon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kondisi-rumah-yang-rusak.jpg)