Berita Sragen Terbaru
Modal Rekamanan CCTV, Polisi Buru Supir Truk yang Tabrak Pasutri di Masaran Sragen hingga Tewas
Polisi mencari pengemudi truk box yang mengakibatkan pasangan suami istri (pasutri) di Sragen meninggal dunia.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Agil Trisetiawan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Polisi mencari pengemudi truk box yang mengakibatkan pasangan suami istri (pasutri) di Sragen meninggal dunia.
Diketahui truk tidak dikenal itu meninggalkan tempat kejadian usai menabrak salah satu korban hingga meninggal dunia.
Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Sragen AKP Ilham Syafriantoro Sakti mengatakan pihaknya akan terus memburu pengemudi truk itu.
"Iya, tetap kita cari. Kita berbekal rekaman video CCTV dari warga," jelasnya singkat, Sabtu (25/9/2021).
Sebelumnya, terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Solo-Sragen, tepatnya di Jl. Manggis Rt.02/01, Jati, Masaran, Sragen.
Dalam kecelakaan yang terjadi pada Rabu (22/9/2021) lalu sekitar pukul 19.15 WIB, mengakibatkan S (46) dan istrinya SM (38) meninggal dunia.
Baca juga: Gagal Balas Dendam ke Dukun Pengganda Uang, Pria Sragen Ini Malah Ditangkap Polisi Simpan Uang Palsu
Baca juga: Kondisi Bocah 4 Tahun yang Selamat dari Kecelakaan Maut di Sragen, Jalani Operasi Patah Kaki
Sementara anak mereka, MA (4) selamat dari kejadian maut itu namun mengalami patah tulang dibagian kaki kanan.
Saat kecelakaan, satu keluarga itu berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Revo Nopol AD 2551 SY.
Kanit Laka Satlantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marviyanto mengatakan kejadian bermula ketika truk dan sepeda motor bersama satu kendaraan yang tidak dikenal, melaju dari arah selatan menuju utara.
"Posisi sepeda motor berada di belakang truk tronton, kemudian setelah dekat TKP sepeda motor tersebut berusaha untuk mendahului truk yang berada didepannya," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Rabu (22/9/2021).
Bukan menyalip di sebelah kanan, namun sepeda motor menyalip disebelah kiri truk, melewati jalan yang berbeda ketinggian, karena sedang ada proyek pelebaran jalan.
Diduga, saat akan kembali ke badan jalan, bagian sepeda motor terbentur aspal jalan, yang memiliki ketinggian tersebut.
"Pengemudi dan pembonceng terlempar jatuh ke kanan, dan pada saat bersamaan melaju kendaraan tidak dikenal, yang akhirnya membentur korban yang jatuh di badan jalan tersebut," jelasnya.
Kendaraan tak dikenal itu langsung meninggalkan tempat kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kecelakan-di-sragennnn.jpg)