Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Mudhofir Kembali Jabat Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta:  Segera Buka Program Studi Baru

Mudhofir kembali melanjutkan kepemimpinan di UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dok Mudhofir
Pelantikan Mudhofir sebagai Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mudhofir kembali melanjutkan kepemimpinan di UIN Raden Mas Said Surakarta.

Sebelumnya ia juga memimpin kampus IAIN Surakarta saat belum beralih status menjadi UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kepada TribunSolo.com, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Mudhofir mengatakan, perubahan status menjadi Universitas berarti ada mandat besar yang harus dijalankan.

Baca juga: UIN Raden Mas Said Jadi Nama Baru IAIN Surakarta, Ini Alasan Di Balik Pemilihan Nama itu

Baca juga: Kesaksian Pengelola Layanan di Grobogan : 204 Lulusan Universitas Terbuka Surakarta Lolos Jadi PNS

Dengan begitu, pihaknya mengaku akan segera membuka Program Studi (Prodi) umum.

Hal ini dikarenakan UIN Raden Mas Said Surakarta mempunyai tugas yang sama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain yakni menghasilkan mahasiswa yang berdaya saing bangsa.

"UIN akan memperluas mandat dengan membuka prodi-prodi yang lebih luas, sesuai dengan kebutuhan daya saing bangsa," jelasnya pada Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Universitas Terbuka Surakarta Kampus Online Pertama dengan Prinsip Pendidikan untuk Semua

Dia mencontohkan, prodi yang belum ada di kampus UIN Raden Mas Said Surakarta misalnya, Psikologi dan Ilmu Pertanian.

Maka dari itu pihaknya akan segera mengusulkan prodi umum tersebut seperti pada Perguruan Tinggi Negeri pada umumnya.

Sehingga, kata dia, UIN bersama PTN lain akan mempersiapkan generasi emas bangsa.

Baca juga: Duduk Perkara Universitas Batik Solo Digoyang Aksi Demo : Dugaan Nepotisme Sampai Dana Sulit Cair

"Kami harus memanfaatkan kepercayaan pemerintah dengan baik, untuk menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi," imbuhnya. 

Saat ini, pengajuan prodi-prodi baru telah disiapkan. Namun yang menjadi fokus saat ini adalah legalitas setelah peralihan status itu. 

Barulah nanti secara bertahap prodi-prodi baru itu akan diusulkan. Dia juga membeberkan bahwa kebutuhan untuk menyelenggarakan prodi-prodi umum itu besar.

Seperti anggaran, fasilitas-fasilitas dan infrastruktur. Hal itulah yang menjadi fokus jarak dekat Mudhofir sebagai Rektor UIN

Untuk jangka panjang, ia berharap bersama Perguruan Tinggi Negeri lain membangun anak bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved