Berita Boyolali Terbaru
Link Booking Online Mendaki Gunung Merbabu : Mulai 9 Oktober Jalur Ditambah, via Suwanting dan Wekas
Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMB) malah membuka dua jalur lagi untuk bisa masuk ke kawasan puncak.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Aksi pendaki yang berjoget di atas tugu puncak Gunung Merbabu memang viral di media sosial.
Tapi hal itu tak lantas satu-satunya pintu resmi masuk Merbabu, Jalur Thekelan, Kabupaten Semarang ditutup.
Justru sebaliknya, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMB) malah membuka dua jalur lagi untuk bisa masuk ke kawasan puncak.
Dua jalur pendakian Merbabu, yakni jalur Suwanting dan Wekas yang ada di Kabupaten Magelang akan dibuka Sabtu (9/10/2021) besok.
Baca juga: Nasib Sedih Niswah, Baru 6 Hari Jualan Es Campur di Sunggingan Boyolali, Roda Gerobaknya Raib Dicuri
Baca juga: Ternyata Tak Hanya Aksi Panjat Tugu, di Puncak Gunung Merbabu Banyak Pendaki Tega Corat-coret
Pembukaan kedua jalur pendakian gunung Merbabu telah diumumkan BTNGM melalui surat remski bernomor PG/16/T.35/TU/EVLAP/10/2021.
Pembukaan kedua jalur pendakian gunung Merbabu itu setelah, BTNGMB menerima surat rekomendasi dari Bupati Magelang.
Surat rekomendasi bernomor 100/3026/01.01/2021 itu mengizinkan mengizinkan dilaksanakan kegiatan.
Selain membuka kedua jalur pendakian itu, BTGMB juga membuka tiga obyek wisata non pendakian yang berada di wilayah Taman Nasional Gunung Merbabu.
Antara lain, wisata Grenden, Top Selfie dan Grenjengan Kembar.
Kepala BTNGMB, Junita Parjanti dalam keterangan resminya menyebut, pembukaan jalur itu sebagai uji coba pembukaan wisata di Kabupaten Magelang.
Untuk itu, meski dibuka pengunjungnya dibatasi, hanya 25 persen dari kapasitas termasuk wisata pendakian gunung Merbabu.
Khusus untuk pendaki, pendaftarannya melalui mekanisme booking online dengan alamat situs www.tngunungmerbabu.org pada menu pendaftaran online.
“Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung,” kata Junita kepada TribunSolo.com, Jumat (8/10/2021).
Dia menyebut, seluruh pengunjung baik wisata pendakian maupun non pendakian wajib mematuhi tata tertib kegiatan wisata dan memperhatikan situasi serta kondisi cuaca.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suasana-gunung-merbabu-yang-menjadi-primadona-bagi-p.jpg)