Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Penjual Cabai di Boyolali Sumringah, Biasanya Rp 10 Ribu, Kini Bisa Tembus Rp 30 Ribu Per Kilogram

Harga cabai rawit di Kabupaten Boyolali yang sempat porak-poranda, kini mulai merangkak naik.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Tri Widodo
Penjual cabai di Pasar Boyolali Kota. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Harga cabai rawit di Kabupaten Boyolali yang sempat porak-poranda, kini mulai merangkak naik.

Kelonggaran selama Perpanjangan PPKM Level 2 ini disebut-sebut menggeliatkan daya beli masyarakat, khususnya cabai.

Penjual cabai di Pasar Boyolali, Heri Widiyanto mengatakan sudah seminggu harga cabai mulai naik.

Selain faktor mulai langka, adanya pelonggaran hajatan, warung makan, restoran, kedai wisata dan lainnya juga yang membuat harga cabai membaik.

"Semula harga cabai rawit hanya Rp 10 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 28 ribu per kilogram," kata dia kepada TribunSolo.com.

Sedangkan untuk cabai terong sudah tembus Rp 32 ribu per kilogram.

Baca juga: Kader Pro Ganjar Disebut Celeng Bukan Banteng oleh Bambang Pacul, Ini Kata Pengamat Politik UNS Solo

Baca juga: Di Klaten, Ada Bakso Tumpeng Merapi: Ukurannya Jumbo, Disiram Cabai Rawit Pedas

Dia mengaku awal pandemi sampai penerapan PPKM penjualan mulai sepi, karena pembeli berkurang.

"Jadi beberapa pedagang memilih gak buka. Tapi sejak pelonggaran PPKM level 2, pasar mulai ramai lagi," terangnya.

Bahkan omzet penjualannya juga turun drastis yang mencapai 50 persen.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved