Viral

Kronologi Oknum Ancam Netizen soal 'Polisi Diganti Satpam Bank', Kompolnas Minta Polri Profesional

Diketahui, oknum yang mengancam netizen tersebut menggunakan nama samaran dan ada juga secara terang-terangan menggunakan akun dari anggota Polri.

NET
Ilustrasi Twitter 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah twit dari pengguna Twitter ramai dibagikan dan dibicarakan dengan narasi yang mengharapkan polisi bisa bekerja layaknya Satpam BCA, viral di media sosial.

Belakangan, "Satpam BCA" menjadi trending topic di Twitter pada Minggu.

Baca juga: Viral Uang Cap ADS Ditolak saat Transaksi, Memang Apa Artinya? Bank Indonesia Beri Penjelasan

Akan tetapi, setelah ramai dibagikan, orang yang menulis twit tersebut justru mengalami penyerangan berupa ancaman, intimidasi, hingga doxing di ranah digital.

Diketahui, oknum yang mengancam netizen tersebut menggunakan nama samaran dan ada juga secara terang-terangan menggunakan akun dari anggota Polri.

Lantas, hal itu mendapat perhatian berbagai pihak.

Termasuk anggota dewan hingga Kepolisian.

Dilansir dari Tribunnews.com berikut sederet fakta tentang cuitan 'Polisi Diganti Satpam BCA' ramai di Twitter:

1. Penjelasan Mabes Polri

Kepolisian RI menegaskan pihaknya tidak anti kritik menyusul viralnya seorang netizen yang mendapatkan ancaman aksi teror usai menggunggah kritik yang membandingkan perilaku anggota Polri dengan satpam BCA.

"Polri tidak anti ya terhadap kritik-kritik yang disampaikan oleh masyarakat," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

Ramadhan menuturkan kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kinerja kepolisian agar lebih baik lagi.

"Itu menunjukkan masyarakat yang peduli terhadap kinerja kepolisian, menginginkan kinerja kepolisian dengan lebih baik," jelasnya.

Lebih lanjut, Ramadhan menyampaikan pihak kepolisian juga menindaklanjuti curahan hati netizen itu sebagai pengaduan masyarakat.

"Kepolisian merespon dengan menindaklanjuti laporan atau pengaduan secara profesional transparan dan akuntabel ya," ujarnya.

2. Kronologi

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved