Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Wonogiri Terbaru

Lobang Luweng di Joho Wonogiri Sulit Dicari, Tiga Pekan Dikeruk Pakai Alat Berat Tak Kunjung Ketemu

Sudah tiga pekan ini, tim melakukan pengerukan tanah untuk membuat saluran air ke luweng di Dusun Joho Kidul, Joho, Pracimantoro, Wonogiri

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Tri Widodo
TribunSolo.com/Istimewa
Pembuatan saluran air di Luweng Dusun Gandu, Desa Joho Kecamatan Pracimantoro, Sabtu (30/10/2021). 

Sebab biasanya juga sudah digunakan untuk mengalirkan air hujan dengan bantuan mesin penyedot air.

Pakai Orang Pintar

Pencarian mulut luweng di Dusun Joho Kidul, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri akhirnya ditemukan.

Misteri keberadaan luweng atau lobang di dalam tanah yang bisa sewaktu-waktu amblas sendirinya sehingga air mengalir ke sungai bawah tanah itu, terjawab sudah.

Luweng biasanya ada di tanah atau dataran yang terdapat karst seperti di Wonogiri itu.

Menurut Camat Pracimantoro Warsito, pencarian ini memakan waktu selama 10 hari.

Selain menggunakan ahli geografi, relawan, bahkan mengerahkan sejumlah paranormal.

"Pencarian sudah kita lakukan sejak hari Jumat (5/2/2021), dan baru ketemu Senin (15/2/2021) sore," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (18/2/2021).

Proses penggalian luweng demi mengatasi genangan banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jumat (12/2/2021).
Proses penggalian luweng demi mengatasi genangan banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jumat (12/2/2021). (TribunSolo.com/Agil Tri)

Pencarian luweng ini dengan menggunakan alat berat, dan ditemukan di kedalaman 6,5 meter dan lebar 1,5 meter.

Lokasi penemuan itu berada di pekarangan belakang rumah warga setempat yakni Pak Dalang Patik.

Luweng ini memiliki bentuk yang vertikal sekitar satu hingga dua meter, kemudian langsung membentuk horizontal.

Seusai ditemukan, luweng langsung dicoba diguyur air, dan airnya langsung bisa masuk ke dalam luweng dengan lancar.

"Untuk Joho Kidul cukup satu saja, tidak akan cari luweng lainnya," aku dia.

"Warga senang dan bahagia sekali. Jadi, kita gak jadi bikin saluran air. Kalaupun dibuat saluran air hujan jarak pembuangannya juga jauh," kata dia.

Lebih lanjut Warsito mengatakan, pencarian mulut luweng akan dilakukan juga di Dusun Klepu, Desa Sumberagung.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved