Breaking News:

Virus Corona

Tarif Tes PCR Dulu Pernah Jutaan Rupiah Kok Sekarang Bisa Ratusan Ribu? Ini Jawaban Kemenkes

Berapa bahan baku untuk PCR dan mengapa harganya dari jutaan rupiah kini bisa menukik tajam ratusan ribu rupiah?

Editor: Hanang Yuwono
Indranil MUKHERJEE / AFP
ILUSTRASI PCR - Seorang staf medis membawa sampel swab penumpang kerata api setelah tes wajib (RT-PCR) yang dilakukan setibanya mereka dari kereta api luar di peron kereta api di Mumbai, India pada 27 Juli 2021. 

TRIBUNSOLO.COM - Berubahnya tarif swab PCR di Indonesia membuat masyarakat bertanya-tanya.

Berapa bahan baku untuk PCR dan mengapa harganya dari jutaan rupiah kini bisa menukik tajam ratusan ribu rupiah?

Seperti diketahui, Surat Edaran Nomor HK 02.02/1/3843/2021 tentang batas tarif tertinggi pemeriksaan Reserve Transcription Polymerse Chain Reaction (RT-PCR) telah berlaku sejak Rabu (27/10/2021) lalu. 

Baca juga: Naik Bus 250 KM Wajib PCR yang Lebih Mahal dari Harga Tiket, Pemerintah Disebut Dagelan

Baca juga: Apesnya 3 Wisatawan Ini, Ditangkap Polisi di Bandara Ngurah Rai Usai Edit Surat Antigen Jadi PCR

Harga dari pemeriksaan Reserve Transcription Polymerse Chain Reaction (RT-PCR) setelah diturunkan pemerintah menjadi Rp 275.000 untuk Pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp 300.000 untuk luar Pulau Jawa dan Bali

Sebelumnya, harga tes PCR mencapai Rp 495 ribu untuk Jawa -Bali. Sedangkan di luar Jawa-Bali, tes PCR mencapai Rp 500.

Tentunya penurunan tes ini menjadi pertanyaan bagi sebagai masyarakat.

Kenapa yang tadinya tes PCR bisa jutaan rupiah, bisa diubah menjadi ratusan ribu.

Hal ini pun ditanggapi oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. 

"Memang kita tahu bahwa harga PCR itu ada beberapa komponen dalam perhitungan harga pemeriksaan tertinggi arti PCR tadi," ungkapnya pada siaran Radio Kesehatan, Senin (1/11/2021).

Pertama adalah kompnen reagen itu sendiri. Kedua, bahan habis pakai seperti APD, sarung tangan, tabung dan sebagainya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved