Berita Wonogiri Terbaru
Pergi Tanpa Pamit, Triyono Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Kedung Salam Kismantoro Wonogiri
Warga Dukun Setren, Desa Bugelan, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri mendadak gempar. Sesosok jasad pria ditemukan mengapung Sungai Kedung Salam
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Tri Widodo
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Warga Dukun Setren, Desa Bugelan, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri mendadak gempar.
Sesosok jasad pria ditemukan mengapung Sungai Kedung Salam, Kamis (4/11/2021), sekira pukul 07.30 WIB.
Baca juga: Dicari Polisi: Pria Berinisial A, Otak Dukun Penggandaan Uang Hingga 5 Kali Lipat di Wonogiri
Baca juga: Pelaksanaan SKD CPNS 2021 di Wonogiri, Tak Ada yang Ketahuan Bawa Jimat, Server Sempat Tersendat
Baca juga: Pria yang Diduga Bunuh Ibu Muda di Klaten dengan Racun Ditangkap di Wonogiri, Polisi : Dia Ketakutan
Wargapun kemudian melaporkan temuan itu ke Polsek setempat.
Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi tempat kejadian bersama-sama pihak Puskesmas untuk memeriksa jenazah.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui korban merupakan warga Dusun Growong RT 03 RW 05 Desa Ngorto, Kecamatan Kismantoro yang sudah sejak tiga hari lalu.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Suwondo mengatakan bahwa korban bernama Triyono.
Dia sudah meninggalkan rumahnya sejak Senin (1/11/2021) lalu.
"Senin pagi pukul 04.30 korban keluar rumah tanpa pamit Oleh istrinya dikira akan buang air kecil," jelasnya kepada TribunSolo.
Menurut Suwondo, Triyono yang tak kunjung pulang sempat membuat warga mencari keberadaannya.
Bahkan, sampai tiga hari warga mencari keberadaan Triyono. Akan tetapi tidak membuahkan hasil.
Hingga akhirnya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan terapung di Sungai Kedung Salam.
"Hasil pemeriksaan tim Puskesmas Kismantoro, korban meninggal murni karena tenggelam. Tidak ditemukan tanda kekerasan maupun penganiayaan," jelasnya.
Diperkirakan, korban tenggelam selama kurang lebih tiga hari dilihat dari kondisi tubuh korban yang sudah membengkak serta melepuh.
" Dari pihak keluarga menerima kematian Triyono dengan ikhlas dan tidak menuntut menuntut siapapun atas kematian korban," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/temuan-korban-tewas-di-sungai-wonogiri.jpg)