Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Reaksi Presiden BEM SV UNS Dengar Ada 2 Tersangka dalam Kasus Menwa : Berarti Benar Ada Kekerasan

Satu persatu lembaga yang memperjuangkan penuntasan kasus tewasnya Gilang Endi Saputra (20) saat diklat Menwa ikut bereaksi.

TribunSolo.com/Fristin Intan
Peserta aksi memasang poster berisi sejumlah kritikan dan sindiran pasca kasus tewasnya GE karena diklat di markas Menwa UNS, Senin (1/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Satu persatu lembaga yang memperjuangkan penuntasan kasus tewasnya Gilang Endi Saputra (20) saat diklat Menwa ikut bereaksi.

Ya, pasca polisi menetapakan dua senior berinisial NFM (22) warga Pati dan FPJ (22) warga Wonogiri menjadikannya tersangka.

Presiden BEM SV) UNS Dessy Latifatul Laila mengatakan, sebelumnya sudah menduka ada dugaan kekerasan yang menimpa mahasiswa GE.

"Dengan polisi menetapkan tersangka atas kasus almarhum GE, berarti memang ada kekerasan dalam diklatsar tersebut," kata Dessy kepada TribunSolo.com, Jum'at (5/11/2021).

Dikatakan Dessy, dengan penetapan itu sudah menjadi bukti sehingga Rektorat UNS membubarkan unit kegiatan mahasiswa tersebut.

"Kami dari mahasiswa UNS menuntut sikap tegas dari kampus untuk membubarkan Menwa dan segera angkat bicara terkait kasus ini," ujarnya.

Bahkan pihaknya menjelaskan, selama ini rektorat UNS seolah-olah diam membisu dan lamban sekali dalam menanggapi kasus tersebut.

Baca juga: Nasib 2 Mahasiswa UNS yang Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Menwa, Rektor : Ini Cobaan Begitu Berat

Baca juga: Inilah Sosok yang Bikin Gilang Tewas saat Diklat Menwa UNS, Kedua Pelaku Terancam Dipenjara 7 Tahun

"Apakah kita harus demo dulu baru kampus bertindak? Seperti pendampingan kesehatan dan psikologis keluarga korban itu kami desak dulu baru mereka bergerak," terang dia.

Dia berharap kepada kepolisian menjerat para tersangka diganjar dengan sanksi yang seadil-adilnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved