Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Ada Temuan 'Pocong Mini' saat Penggalian Situs Watugenuk Boyolali: Berisi Gumpalan Tanah & Paku 

Penggalian di Situs Watugenuk, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
'Pocong Mini' di Situs Watugenuk, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Penggalian di Situs Watugenuk, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Selama proses penggalian ini, pekerja penggali tanah menemukan benda aneh di luar dugaan.

Pekerja menemukan kain mori putih yang dibentuk menyerupai pocong manusia berukuran kecil.

Baca juga: Maling Beraksi di Kawasan Padat Penduduk di Taruban Boyolali, Motor Mio Raib: Pelaku Rusak Pintu

Baca juga: Banyak Situs Sejarah Bernilai Tinggi di Sragen, Disparpora Ajak Desa-desa Kembangkan Wisata Sejarah

Hanya saja, terdapat tiga tali pocong. Yakni bagian atas kepala, perut serta bagian bawah.

Didalam pocong mini itu, ada gumpalan tanah, benang warna merah putih serta paku.

Keduanya ditemukan di dua lokasi blok penggalian yang berbeda.

Baca juga: Inilah Situs Sambi Galuh di Sambungmacan, Jadi Tempat Bertemunya Putri Cempo dan Prabu Brawijaya V

Satu ditemukan di blok utara dan satunya lagi di blok tengah.

Kedua pocong yang diduga sebagai perantara santet itu ditemukan di kedalaman sekitar 40 sentimeter dari permukaan tanah.

Saat ditemukan, kedua 'pocong mini' itu terlihat belum terlalu lama dikubur.

Hal itu terlihat dari masih utuhnya kain mori yang telah dikubur di lokasi Situs Watugenuk ini.

Baca juga: Status Pemain Manchester United Bocor di Situs Premier League : Lingard Dipinjamkan ke Westham Lagi

Narto Miharjo Widodo pekerja penggali yang menemukan pocong mini itu menjelaskan kronologinya.

Dia mengaku saat menggali di kedalaman 40 sentimeter menemukan benda putih.

Karena proses penggalian dilakukan secara perlahan, kedua pocong mini itu tak ikut terkena alat penggali.

"Yang satu di sini, yang satu disana," ucap laki-laki berusia 65 tahun itu sambil menunjukkan lokasi temuan benda seperti pocong itu.

Baca juga: Kronologi NIK dan Sertifikat Vaksin Presiden Jokowi Bocor, Sempat Terpampang Jelas di Situs KPU

Dia mengaku baru kali ini menemukan benda aneh tersebut. Meski begitu dia tak takut atau gemetar saat menemukan kain mori ini.

"Kerjaan saya menggali kubur. Ketemu tengkorak manusia sudah biasa," ujarnya.

Temuan ini sempat menjadi perbincangan lucu saat proses penggalian situs ini.

Dari beberapa perbincangan yang TribunSolo.com dengar ada yang menduga jika benda menyerupai pocong itu digunakan untuk menyantet orang.

"Kayaknya ini untuk memisahkan orang. Karena dikubur di lokasi berbeda," tutur warga yang enggan disebutkan namanya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved