Berita Klaten Terbaru
Penduduk Miskin dan Pengangguran di Klaten Meningkat, Bupati Sri Mulyani Sebut Karena Pandemi
Angka kemiskinan Klaten semakin meningkat pada tahun 2020. Data itu terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Angka kemiskinan Klaten semakin meningkat pada tahun 2020.
Data itu terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS).
Pada tahun 2019 jumlah penduduk miskin di Kabupaten Klaten yaitu 144.143 jiwa penduduk.
Baca juga: Kisah Anak Buruh Pabrik Roti di Klaten, Lumpuh Sejak Lahir: Ternyata Terkena Virus Otak
Baca juga: Acara Pernikahan di Klaten Ambyar, Ayah Pengantin Dijemput Polisi : Dalang Dukun Pengganda Uang
Sementara pada tahun 2020 meningkat jadi 151.830 jiwa penduduk.
Sehingga pertambahan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Klaten ada 7.687 penduduk miskin.
Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, kenaikan angka penduduk miskin di Kabupaten Klaten karena faktor pandemi.
"Angka kemiskinan di Kabupaten Klaten naik karena pandemi Covid-19 masih berlangsung," ucap Mulyani kepada TribunSolo.com, Jum'at (12/11/2021).
Baca juga: Pilunya Nasib Pengantin di Klaten, Selesai Ijab Kabul Ayahnya Ditangkap Polisi
Dia mengatakan, bukan hanya jumlah penduduk miskin, angka pengangguran juga naik.
Hal ini membuat angka kemiskinan di Kabupaten Klaten menjadi naik dibandingkan tahun lalu.
"Angka pengangguran juga naik karena banyaknya PHK untuk mengurangi jumlah karyawan," ujar Mulyani.
Baca juga: Dulu Merah, Kini Belasan Kecamatan Berstatus Hijau, di Klaten Kini Hanya Ada Sejumlah Kasus Covid-19
Dia mengatakan, pihaknya telah mencoba menekan agar angka kemiskinan di Kabupaten Klaten tidak naik kembali.
Hal itu dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 secara langsung.
"Kami memberikan bantuan kepada UMKM dan masyarakat terdampak Covid-19 langsung,"
"Kami juga melaksanakan pelatihan-pelatihan kepada mereka," pungkasnya. (*)