Breaking News:

Tak Terima Kakak Kandung Dianiaya, Seorang Istri di Medan Melaporkan Suaminya ke Polisi

Seorang wanita di Medan tak terima kakak kandung dianiaya oleh suami dan langsung melaporkannya ke Polisi.

Editor: Eka Fitriani
Sodahead
Ilustrasi pemukulan. 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang wanita asal Medan, Yanti Pitri melaporkan suaminya ke polisi.

Hal tersebut karena sang suami menganiaya abang kandungnya.

Kasus tersebut bermula ketika Yanti menduga suaminya mendatangi rumahnya dan mencuri.

"Masalahnya saya sudah tidak mau lagi sama dia. Jadi dia masuk ke rumah saya untuk mencuri dan mengambil barang-barang," kata Yanti di Polsek Percut Seituan, Minggu (21/11/2021).

"Lalu kami jumpai dia untuk meminta agar memulangkan batang yang dicurinya. Dia tak mengaku," sambungnya.

Baca juga: Sejarah Dukuh Turi di Sragen, Tempo Dulu Masih Rawa-rawa, Bahkan Ada Larangan Warga Membuat Sumur

Baca juga: Kabar Baik,Warga Wonogiri Tak Perlu Lagi Bawa Surat Tes Antigen saat Bikin e-KTP, Tapi Ada Syaratnya

Dia menceritakan pencurian itu terjadi Sabtu (21/11/2021) sekitar pukul 03.00 WIB di kediaman Yanti, Jalan Siung Wanara, Simpang Lambok, kelurahan Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dikatakannya, Anwar mencuri dengan cara masuk dari atas seng ke dapur rumah. Kemudian mengambil handphone serta baju jualan Yanti. Ditaksir kerugiannya sekitar Rp 2 juta.

Saat itu Yanti mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut sebab masih dalam posisi tertidur. Namun tetangganya mengaku mendengar ada seorang yang masuk ke rumahnya dengan mencungkil seng.

Ia pun mengatakan tidak ada musuh sehingga menduga kuat Anwar yang melakukan pencurian.

"Masalahnya saya sudah tidak mau lagi sama dia. Jadi dia masuk ke rumah saya untuk mencuri dan mengambil barang-barang," kata Yanti kepada Tribun Medan di Polsek Percut Seituan, Minggu (21/11/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved