Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Modal Video Youtube, Pria Asal Wonogiri Belajar Jadi Seniman Pirografi: Sukses Bikin Ratusan Lukisan

Prihanto (40) warga Dusun Bulusari RT 01 RW 03 Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri Kota merupakan salah satu satu seniman pirografi di Wonogiri.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Prihanto (40) saat memamerkan keahliannya melukis pirografi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Prihanto (40) warga Dusun Bulusari RT 01 RW 03 Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri Kota merupakan salah satu seniman pirografi di Wonogiri.

Ratusan lukisan yang dibuat memanfaatkan solder untuk membakar media kayu maupun triplek tersebut berhasil dia buat.

Bahkan, pemesannya datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Dirinya juga selalu bisa memenuhi permintaan pemesan yang aneh-aneh.

Baca juga: Nurul Qomar Idap Kanker Usus Stadium 4, Kini Akan Lelang Lukisan untuk Biaya Berobat

Baca juga: Isi Apartemen Jimmy Sutopo, Tersangka Korupsi PT Asabri, Kejagung Temukan 36 Lukisan Berlapis Emas

Namun dibalik kepiawaiannya itu, ternyata Prihanto mempelajari seni lukis pirografi secara otodidak, yakni belajar menggunakan video youtube.

"Saya belajar otodidak, dulunya hanya melukis di kanvas maupun pensil terus ingin mencoba yang lebih. Dari situ saya belajar dengan video youtube," aku dia, Jumat (26/11/2021).

Awalnya, dia memulai kegiatannya sebagai seniman pirografi karena pandemi Covid-19. Sebab, profesinya sehari-harinya dilakoni tak bisa jalan, yakni gitaris grup campursari.

Ketika profesinya tersebut tak bisa jalan, dia mulai belajar pirografi dari youtube. Setelah melihat video kemudian dia praktik membuat lukisan itu.

Baca juga: Penampakan Lukisan Berlapis Emas Milik Jimmy Sutopo Tersangka Korupsi Asabri, Ada 36 Lukisan

Setiap hasil karyanya dia publikasi di media sosial, mulai dari sana, berbagai pesanan dari orang yang tertarik dengan hasil lukisannya.

"Dulu itu juga pernah hasilnya kurang memuaskan, sebagus apapun, kalau yang beli kurang cocok sama saja. Tapi sekarang sudah tidak pernah, sudah hafal tekniknya," ujar Prihanto.

Hingga kini, ratusan lukisan sudah berhasil dia buat. Berbagai permintaan dari pemesan juga berhasil dia penuhi dengan memuaskan.

Dia memanfaatkan media sosial untuk pemasaran, selain itu juga memanfaatkan promosi yang dilakukan dari mulut ke mulut.

"Kalau harganya, saya mau menentukan itu gimana ya, belum bisa. Biasanya ukuran 16 r (40x50 cm) saya jual Rp 150 ribu, pengerjaan dua hari selesai," jelasnya.

"Untuk ukuran lebih besar, masih bingung matok harga berapa soalnya ini sebatas hobi. Tapi ada yang Rp 300 sampai Rp 400 ribu," aku dia sambil tertawa. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved