Berita Sragen Terbaru
Ngeri, Jalan Gabugan-Sumberlawang yang Rusak Kerap Makan Korban, Kades: 3 Hari Sekali Ada Kecelakaan
Kepala Desa Bonagung, Suwarno, mengatakan di lubang tersebut beberapa kali banyak mobil yang jatuh terjerembab.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Hanang Yuwono
Warga pun berharap, agar jalan dapat segera diperbaiki.
Kecelakaan di Alun-alun Sragen
Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar Alun-alun Sragen, Rabu (1/12/2021) sekitar pukul 07.00 WIB.
Tepatnya, di depan atrium, di Kelurahan Sragen Tengah, Kecamatan/Kabupaten Sragen.
Kecelakaan melibatkan satu unit mobil dengan satu unit sepeda motor.
Satu unit mobil Suzuki Baleno bernopol B 2281 FFT dikendarai oleh Sari (37) warga Perum Grand Cikarang, Karangraharja, Bekasi.
Sedangkan satu unit sepeda motor Honda Verza bernopol H 2384 UI dikendarai oleh Yono (37) warga Desa Jagir, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.
Kanit Laka Satlantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marviyanto mengatakan kecelakaan terjadi ketika kedua kendaraan melaju dari arah yang berlawanan.
"Semula mobil Suzuki Baleno melaju dari arah barat ke timur, sedangkan sepeda motor Honda Verza dari arah sebaliknya, yakni timur menuju barat," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Rabu (1/12/2021).
Baca juga: Terungkap, Kecepatan Bus Rela yang Sebabkan Kecelakaan Maut di Sumberlawang Disebut Capai 70 Km/Jam
Kemudian, mobil Suzuki Baleno menyeberang jalan untuk berbelok ke kanan atau menuju selatan.
Diduga, karena mengemudikan kendaraan dengan kecepatan terlalu tinggi, menyebabkan pengendara sepeda motor Honda Verza tak mampu mengendalikan laju kendaraan.
"Karena jarak sudah terlalu dekat, dan akhirnya menabrak mobil tersebut, dan terjadilah laka lantas," jelasnya.
Kejadian tersebut, menyebabkan bodi mobil penyok dipintu kiri.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa atas peristiwa kali ini.
"Pengendara sepeda motor dalam keadaan sadar, dan mengalami luka pada pergelangan tangan kiri nyeri, lutut kiri lecet, dan pipi sebelah kiri lecet," paparnya. (*)