Berita Solo Terbaru

Limbah Tekstil Dibuang Langsung Ke Kali Jenes, PDAM Solo: Ancam Kualitas Air 

Pencemaran di Kali Jenes dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas air di Sungai Bengawan Solo. 

TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Bantaran Kali Jenes di RT 03/RW 11 Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Rabu (27/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pencemaran di Kali Jenes dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas air di Sungai Bengawan Solo

Direktur Utama PDAM Surakarta, Agustan mengatakan, pencemaran air sungai oleh limbah industri dapat berpengaruh pada kualitas air Sungai Bengawan Solo.

Lantaran aliran sungai perkotaan seperti Kali Jenes yang memerah beberapa lalu itu, bermuara di Sungai Bengawan Solo.

Baca juga: Penyebab Kali Jenes Solo Memerah Ternyata karena Limbah, Pemkot Solo Gagas IPAL Komunal

Baca juga: Diduga Tercemar Limbah Batik Printing, Kali Jenes Kembali Memerah, Pemkot Solo Didesak Turun Tangan

Sehingga membuat kadar pencemaran yang tinggi.

Kian lama jika tidak diperhatikan bakal berdampak pada operasional Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPA) milik PDAM Surakarta. 

"Soal pencemaran dan masalah lainnya di DLH ya, kalau kami kan hanya berhubungan dengan pemanfaatan bahan baku airnya. Ya memang akan bermasalah jika persoalan limbah IMKM itu tak bisa diatasi dengan baik mengingat Sungai Bengawan sudah digunakan untuk air baku Perumda Surakarta melalui IPA Semanggi dan IPA Jurug," ujarnya, Selasa (7/12/2021).

Lanjut Agustan, pencemaran jika tidak segera diatasi akan berpengaruh pada operasional IPA.

"Pengaruhnya terkhusus dalam menetralisir zat kimia berbahaya, terlebih zat pewarna itu memang agak susah," tutupnya.

Pemilihan Ketua Perpamsi

Sementara itu, Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi)  bakal memilih Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum baru, melalui Musyawarah Antar-Air Minum Nasional (Mapamnas) ke XIV.

Untuk menunjang pengelolaan Perpamsi dalam mengelola organisasi dan air di Indonesia, satu di antaranya di wilayah Kota Solo

Ketua Umum Perpamsi Rudie Kusmayadi mengatakan, ada empat poin yang menjadi fokus bagi Ketum Perpamsi, di antaranya mengenai air baku, sumber daya manusia (SDM), Non Renew Water (kebocoran) dan mengenai tarif.

Baca juga: Dedi Mulyadi & KLHK Sidak Limbah PT RUM Sukoharjo, Emak-emak : Jangan Menyenangkan Sebentar Saja

"Empat fokus pembahasan itu sesuai dengan hasil audit dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)," ujar Rudie, Selasa (7/12/2021). 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved