Berita Sragen Terbaru

Penampakan Undangan Bupati Sragen Yuni Ngunduh Mantu: Sederhana, Bersegel Gunungan Wayang

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati sebentar lagi akan menggelar ngunduh mantu. Undangan ngunduh mantupun telah disebar.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Penampakan Undangan Ngunduh Mantu Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang diterima TribunSolo.com. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati sebentar lagi akan menggelar ngunduh mantu.

Undangan ngunduh mantupun telah disebar, yang juga diterima TribunSolo.com.

Nampak, undangan tersebut didesain sederhana, yang dibalut dengan warna merah menyala.

Penampakan Undangan Ngunduh Mantu Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang diterima TribunSolo.com.
Penampakan Undangan Ngunduh Mantu Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang diterima TribunSolo.com. (TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari)

Selain itu, di tengah undangan juga dihiasi ornamen gunungan wayang, terdapat tulisan Fajri dan Jihan.

Di dalam undangan, terdapat rincian pelaksanaan acaranya, yang juga dilengkapi denah lokasi.

Ya, Bupati Sragen telah menikahkan putra pertamanya, yakni Ahmad Ismail Zul Fajri Akbar S.T dengan Jihan Ukhti Nashiha, S.Gz.

Diketahui, mantu dari Bupati Yuni merupakan putri dari Muhammad Hisbaron dan Ibu Yayuk Sri Sukamti, yang merupakan warga Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, DIY.

Acara pernikahan keduanya telah digelar di Sleman, pada Sabtu (4/12/2021) lalu.

Baca juga: Biodata Kusdinar Untung Yuni Sukowati Calon Bupati Sragen Dua Periode : Dari Dokter Menjadi Bupati

Baca juga: Siap-siap, Harga Tanah di 5 Kecamatan di Sragen Ini Bakal Meroket, Bupati Yuni : Jadi Pusat Bisnis

Sedangkan, acara ngunduh mantu akan dilakukan di Sragen pada Minggu (12/12/2021) esok.

Rencananya, acara tersebut akan digelar di Ndayu Park, yang ada di Dukuh Gembong, RT 08, RW 04, Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Ditemui beberapa waktu lalu, Bupati Yuni mengatakan akan menggelar acara dengan sistem banyu mili.

"Kalau di Ndayu Park, bisa memakai sistem banyu mili, untuk mencegah kerumunan," ujarnya kepada TribunSolo.com.

"Kan disana sudah jelas, pintu masuk dan keluarnya sudah tertata dengan baik," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved