Berita Sragen Terbaru

Tak Hanya SDN Pelemgadung 3, Ternyata Ada Sekolah Lain di Sragen yang Atapnya Rusak

Tiga atap sekolah di Kabupaten Sragen roboh hampir secara bersamaan. Dinas sampai saat ini belum bisa mengambil tindakan perbaikan.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Kondisi atap sekolah SDN Pelemgadung 3 yang ambrol, yang belum diperbaiki hingga kini, pada Kamis (9/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Tiga atap sekolah di Kabupaten Sragen roboh hampir secara bersamaan.

Tiga sekolah itu yakni SDN Pelemgadung 3 Karangmalang, SDN Kebonromo 3 Ngrampal dan SDN Toyogo 3 Sambungmacan.

Diduga, atap sekolah itu ambrol karena termakan usia dan sudah keropos dimakan rayap.

Baca juga: Siap-siap, Pemkab Sragen Bikin SD Unggulan Per Kecamatan, yang Ditunjuk Bukanlah Sekolah Terbaik

Baca juga: Luhut Batalkan PPKM Level 3, Libur Sekolah di Solo saat Nataru Belum Berubah, Tunggu Surat Resmi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Suwardi mengatakan renovasi sekolah tersebut tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat.

"Sudah kami petakan, nanti kita mintakan dana dari pusat, dari DAK (Dana Alokasi Khusus), Mudah-mudahan nanti masih ada," ujarnya kepada TribunSolo.com, Kamis (9/12/2021). 

Suwardi menyebut perbaikan tidak dapat menggunakan anggaran dari APBD karena belum dimasukkan pada RAPBD tahun 2022 yang kini telah disahkan.

Ketiga sekolah tersebut, sebenarnya telah dimasukkan dalam skala prioritas.

Baca juga: Kisah Pilu Bocah 9 Tahun, Sepulang Sekolah Cari Rongsokan Hingga Larut Malam, Dikenal Anak Cerdas

"Sebetulnya itu sudah masuk ke dalam skala prioritas juga kemarin, karena ada pengurangan, kita coba koordinasikan lagi," jelasnya.

Waktu perbaikan juga belum diketahui, mengingat belum bisa dipastikan, apakah masih ada Dana Alokasi Khusus yang tersisa tahun ini.

Ia menyebut, sebenarnya secara fisik, rata-rata bangunan sekolah masih bagus.

Namun, saat dilihat ke dalam, ternyata terlihat kayu-kayu sudah mulai keropos. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen pun, menyebut juga telah melakukan pemetaan sekolah yang rusak. 

"Kita sudah petakan, sebenarnya tidak banyak, semua masih bisa tercover," pungkasnya.

Belajar di Ruang Guru 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved