Kuliner Solo
Kuliner Hits di Kota Solo, Bubur Bakar Rempah Badran, Variasi Topping Melimpah
Bubur Bakar Rempah Badran Kota Solo, kuliner yang lahir karena pandemi Covid-19 pada 2 tahun lalu.
Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
"Waktu itu lihat banyak yang minat seperti masyarakat yang bersepeda pagi-pagi, kita ambil celah itu sarapan pagi menunya bubur. Pengelolaan dengan gaya chinese tanpa ada santan biar orang sakit atau enggak bisa makan," katanya.
Hingga dua tahun ini, total ada 16 karyawan dan 3 pengelolaan yang bekerja sejak pukul 04.30 WIB.
"Kalau dulu awal-awal buka jam 06.00 WIB habis jam 09.00 WIB, karena minim tempat dan karyawan. Jadi kita tambah total semua ada 19 orang dibagi menjadi 3 shift sampai jam 21.00 WIB," katanya.
Bahan baku dari Bubur Bakar ini juga tak main-main, karena kualitas bahan dan pembuatannya selalu dijaga.
"Semua bahan dari Kota Solo, jadi kami pilih bener-benar bagus karena basic kita perhotelan, kalau persiapan penjualan pagi udah kita mulai dari malam harinya," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bubur-Bakar-Rempah.jpg)