Kuliner Solo

Kuliner Hits di Kota Solo, Bubur Bakar Rempah Badran, Variasi Topping Melimpah

Bubur Bakar Rempah Badran Kota Solo, kuliner yang lahir karena pandemi Covid-19 pada 2 tahun lalu.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Bubur Bakar Rempah Bandran Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bubur Bakar Rempah Badran Kota Solo, kuliner yang lahir karena pandemi Covid-19 pada 2 tahun lalu.

Bubur dengan cara penyajian yang berbeda dan unik ini mampu mengundang rasa penasaran dari para pembelinya.

Sebab, bubur bakar ini disajikan di atas clay pot yang sebelumnya dibakar.

Baca juga: Rekomendasi Kuliner Wonogiri : Kue Putu Pak Lardi, Cemilan Legendaris yang Rasanya Gurih & Manis

Baca juga: Kuliner Enak Sragen, Sate Kambing Hot Plate ala Warung Sate Joss, Resep Sejak 1989

Satu porsi bubur bakar bertampilan mewah ini hanya dibanderol mulai dari Rp 9 ribu saja.

Cita rasanya juga tak kalah dengan makanan hotel berbintang lima.

Saat TribunSolo.com, mencicipi Bubur Bakar Rempah ini, rasa gurih dan perpaduan toppingnya sangat nikmat.

Bubur bakar ini, memiliki variasi topping berbeda-beda, seperti beef bacon, ayam panggang merah, ayam kecap, ikan dori, ikan cakalang asap, lobster dan masih banyak lagi.

Baca juga: Kuliner Enak Wonogiri, Nasi Bancakan di Wedangan Seger Raos: Harga Rp 5 Ribu 

Sedangkan untuk varian topping dibadrol dengan harga Rp 4-20 ribu.

Kedai Bubur Bakar & Soto Rempah Badran buka setiap Senin sampai Sabtu mulai pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Lokasinya di Jalan Hasanudin No.40, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Sementara itu, Founder Kedai Bubur Bakar & Soto Rempah Badran, Anwar Azgalor mengatakan, usahanya ini berdiri lantaran terdampak pandemi corona. 

"Kita sebelumnya berkerja di perhotelan, tapi pada bulan April 2021 kami dirumahkan. Kita berinisiatif membangun usaha dengan kerjasama lembaga sosial yang berada di lokasi ini, Alhamdulillah dengan doa dan kerja keras akhirnya bisa sampai hari ini," kata Anwar kepada TribunSolo.com, Sabtu (11/12/2021).

Pemilihan menu bubur bakar dilakukan secara spontan pada saat itu.

Baca juga: Kuliner Enak di Solo, Makan Durian di Duren Raya: Tak Ribet, Buah Sudah Dikupas

Alasannya lantaran banyak masyarakat yang mencari menu berkaitan dengan Covid-19.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved