Berita Wonogiri Terbaru

Di Daerah Lain di Solo Raya Perayaan Tahun Baru Dilarang, Tapi Wonogiri Masih Buram, Ini Kata Jekek

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo belum bisa membuat keputusan soal pelarangan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo belum bisa membuat keputusan soal pelarangan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Jekek sapaan akrabnya mengatakan pihaknya akan mencermati terlebih dahulu panduan teknis dari Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 tingkat pusat.

Dari panduan teknis tersebut, baru akan dikolaborasikan termasuk juga akan dikoordinasikan kepada pihak-pihak yang diatur dalam regulasi tersebut.

"Yang penting terbangun kesadaran tentang apa yang harus dilakukan. Dari situ akan mengambil kebijakan yang didasari regulasi dari pemerintah pusat," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (22/12/2021).

Menurutnya, sosialisasi sangat diperlukan, terlebih kepada para pihak yang diatur dalam regulasi dapat memahami dari mana asal kebijakan yang ditentukan di daerah.

Dengan begitu, sosialisasi kepada masyarakat atas regulasi tersebut memang diperlukan, sebab pihaknya hanya berperan sebagai tugas perbantuan dari pusat.

Lalu bagaimana nasib ruang-ruang publik seperti alun-alun di wilayah Wonogiri pada momentum Nataru nanti?

Bupati menuturkan bahwa keputusan apakah alun-alun tetap dibuka maupun harus ditutup belum ditentukan.

"Keputusannya baru di tempat wisata yang diatur, nanti ruang-ruang publik bagaimana akan menyusul," kata dia.

Baca juga: Cegah Penyebaran COVID-19, Dokter Reisa Minta Pekerja Jadwal Ulang Mudik Libur Nataru

Jekek menerangkan, pihaknya juga akan segera berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait, seperti TNI dan Polri sebagai fungsi pengamanan.

Disisi lain, adanya pemberitaan tentang varian Omicron yang saat ini telah tercatat di beberapa negara, termasuk di Indonesia, Jekek mewanti kepada masyarakat untuk selalu waspada.

Dia menekankan, walaupun kondisi Covid-19 di Wonogiri tidak ada kejadian yang menonjol, masyarakat harus selalu mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

"Kami sudah mengimbau, kepada warga Wonogiri di perantauan, mohon untuk tidak mudik dulu. Ada opsi yang bisa dilakukan agar mobilitas masyarakat ini bisa ditekan," terang dia.

Belum Ada Kepastian

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved