Mbah Minto Meninggal Dunia

Penampakan Rumah Mbah Minto : Dulu Rumah Bambu Beralas Tanah, Setelah Kondang Jadi Full Keramik

Tugiyo (58) putra pertama Mbah Minto menjelaskan, dahulu Mbah Minto tinggal di gubuk berdinding bambu dan berlantai tanah.

Penulis: Ibnu Dwi Tamtomo | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo/Mardon Widiyanto
Penampakan rumah YouTuber Mbah Minto di Desa Krakitan, Bayat, Klaten. Mbah Minto meninggal dunia, Rabu (22/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kabar meninggalnya Mbah Minto disambut duka oleh penggemar.

Ya, sang YouTuber kondang asal Klaten itu tutup usia, Rabu (22/12/2021) malam.

Baca juga: Inilah Kisah Edi Asisten Pribadi Mbah Minto : Dulu Saat Bocah Diasuh Mbah Minto, Kini Ganti Mengawal

Kisah hidup Mbah Minto pun menarik untuk disimak.

Salah satu kisah itu, adalah saksi kesuksesan Mbah Minto.

Selepas jadi YouTuber dan selebgram terkenal, Mbah Minto bisa punya rumah yang lebih cantik dari sebelumnya. 

Tugiyo (58) putra pertama Mbah Minto menjelaskan, dahulu Mbah Minto tinggal di gubuk berdinding bambu dan berlantai tanah.

Menurut Tugiyo, dahulu rumahnya sangat sederhana belum seperti sekarang.

"Dulu kan rumahnya (dari) bilik bambu, terus dapat bedah rumah akhirnya jadi seperti ini, tapi kan masih mentah, belum seperti sekarang," terang Tugiyo.

Tugiyo sendiri saat ini tinggal dan menetap di Purworejo, sehingga tidak mengetahui detail soal perubahan rumah orang tuanya.

Mbah Minto memang hidup sendiri karena anak-anaknya memutuskan untuk merantau keluar wilayah Klaten.

Hal yang sama disampaikan Edi Susanto, tetangga Mbah Minto yang juga jadi asisten pribadi.

Edi menjelaskan bahwa rumah Mbah Minto telah mengalami perubahan setelah mendapat bantuan.

"Ada bantuan bedah rumah dari pemerintah untuk rumah yang masih bentuk gubuk itu untuk dijadikan rumah layak huni. Mbah Minto dapat sekitar tahun 2012," ucap Edi kepada tim Tribunsolo.com.

Edi menjelaskan sebelumnya rumah Mbah Minto hanya dari bilik bambu.

Mbah Minto sampai mendapat 2 kali bantuan.

Yang pertama, bedah rumah dari pemerintah berupa dinding batako dengan kontruksi yang lebih kokoh.

Yang kedua setelah Mbah Minto terkenal mendapat bantuan dari Pegadaian, berupa atap baja ringan, kamar mandi dan keramik. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved