Viral

Modal Rp 40 Juta Beli Dua Kontainer, Pasutri Ini Sulap Jadi Rumah Unik, Interiornya Bikin Melongo

Dari luar, hunian dua lantai ini seperti rumah semi permanen, namun siapa sangka begitu menengok ke dalam ada nuansa apartemen.

Tayang:
Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Rifatun Nadhiroh
Harian Metro
Rumah kontainer milik pasutri yang viral di Malaysia. 

TRIBUNSOLO.COM -- Rumah dari kontainer belakangan lagi trend di luar negeri.

Hal itu berimbas pada Asia Tenggara, di mana banyak pasangan suami istri atau pasutri memilih membangun rumah dari kontainer bekas.

Rumah kontainer bekas dianggap lebih hemat dan praktis.

Hal itu pula yang dilakukan pasangan suami istri asal Malaysia ini.

Mereka berdua sukses membangun rumah dari kontainer di tengah mahalnya harga properti di negeri jiran.

Baca juga: Gaji Rp 5 Juta Sebulan, Pasutri Tak Kehabisan Akal Renov Rumah: Luar Kumuh, Interior Rasa Apartemen

Baca juga: Viral Pasutri Muda Ogah KPR, Habiskan Rp 200 Juta Bangun Rumah Mungil, Isi di Dalamnya Bikin Takjub

Potret rumah mereka yang minimalis namun penuh nuansa kenyamanan pun menuai pujian dari netizen.

Interior rumah kontainer
Interior rumah kontainer (Harian Metro)

Pasangan suami istri tersebut adalah Zaizul Azri Mohamad Mahayudin (39) dan Hamizah Baharuddin (34).

Mereke menceritakan bagaimana proses membangun rumah kontainer yang diberi  nama Kotak Teduh tersebut.

Adapun Azri membangun rumah kontainer di Meru, Klang, mulai tahun 2017.

Rumah kontainer berukuran 30 x 60 kaki persegi ini menarik perhatian banyak orang lantaran konsep uniknya.

Dari luar, hunian dua lantai ini seperti rumah semi permanen, namun siapa sangka begitu menengok ke dalam ada nuansa apartemen.

Terlihat dari ruang tamu, ruang kerja, dapur, dua toilet, dua kamar tidur, lounge, dan balkon.

Mereka sukses memanfaatkan sudut sempit kontainer menjadi rumah nan nyaman.

Tidak cukup sampai di situ, rumah ini juga memiliki taman mini yang disebut Hutan Kecil yang menampung berbagai pohon antara lain Fiddle Fig, Monstera Deliciosa, Monstera Adansonii, Ruby dan lain sebagainya.

Zaizul Azri atau akrab disapa Apit mengatakan, awalnya ia berencana membangun rumah dengan konsep Skandinavia, namun terbentur biaya yang mahal.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved