Berita Karanganyar Terbaru

Tiga Manusia Silver Terciduk Satpol PP di Simpang Bejen Karanganyar, Kerja Satu Jam Raup Rp 94 Ribu

Sebanyak tiga manusia silver diamankan Satpol PP Karanganyar di Simpang Bejen, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (8/1/2022).

Tayang:
Istimewa Satpol PP Karanganyar
Tiga manusia silver di Simpang Bejen, Karanganyar diamankan Satpol PP Karanganyar, Sabtu (8/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sebanyak tiga manusia silver diamankan Satpol PP Karanganyar di Simpang Bejen, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (8/1/2022).

Penangkapan terhadap mereka dilakukan atas aduan dari masyarakat.

Kepala Satpol PP Karanganyar Yopi Ekojati Wibowo mengatakan, benar adanya pengamanan manusia silver tersebut.

Baca juga: Inilah Sosok Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver, Kesaksian Ketua RT: Banyak Warga yang Tak Senang

Baca juga: Nasib Pensiunan Polri Jadi Manusia Silver, Terpaksa Mandi di Terminal karena Air Ledeng Diputus

"Mereka yang diamankan masing-masing bernama Sujono, Badrus Solihin dan Andri Kurniawan Santoso ," ucap Yopi kepada TribunSolo.com, Minggu (9/1/2022).

Yopi mengatakan, identitas Sujono berasal dari  RT 05 RW 04, Pujiharjo, Desa Haduyangratu, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah.

Kemudian  identitas  Badrus Solihin berasal dari RT 04 RW 01 Sumbertlaseh, Desa Sembertlaseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro. 

Sedangkan identitas Andri Kurniawan Santoso berasal dari  RT 02 RW 010, Pulo Jahe Kampung, Kelurahan jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Baca juga: Cerita Manusia Silver yang Diamankan Satpol PP Sukoharjo: Sehari Bisa Kantongi Rp 250 Ribu

"Dalam aksinya menjadi manusia silver, mereka mendapatkan pendapatan yang masing-masing Sujono Rp 80 ribu, Badrus Solihin Rp 78 ribu dan Andri Kurniawan Santoso, Rp 94 ribu dalam satu jam," ujar Yopi.

Kemudian kata dia, setelah diamankan di Kantor Satpol PP Karanganyar, ketiga orang tersebut diberikan pembinaan di Kantor.

Selain itu, ketiga manusia silver ini juga diminta untuk menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi aksi mereka kembali.

"Mereka kami giring ke kantor untuk dilakukan pembinaan," pungkasnya. (*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved