Pencabulan Siswa di Wonogiri
Guru SMP di Wonogiri Diduga Lecehkan Siswinya, Rekaman Video dan Chat Jadi Bukti, Ini Isinya
Dalam rekaman yang beredar memperlihatkan momen saat korban, seorang siswi, menyalami J sebelum berangkat study tour.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Oknum guru olahraga SMPN di Wonogiri berinisial JT diduga melecehkan siswinya dengan meraba tubuh korban saat akan study tour, yang aksinya terekam dalam video.
- Selain tindakan fisik, JT diketahui sering mengirim pesan teks bernada mesum kepada sejumlah siswi berdasarkan bukti tangkapan layar.
- Disdikbud Wonogiri telah menonaktifkan JT dari kegiatan mengajar dan memindahkannya menjadi staf kantor dinas untuk proses pendalaman kasus.
Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Seorang oknum guru olahraga di salah satu SMP Negeri di Wonogiri diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya sendiri.
Aksi oknum guru berinisial JT tersebut terekam di dalam video.
Terlihat aksinya yang diduga meraba bagian dada salah satu siswinya.
Baca juga: Memasuki Fenomena El Nino, Wabup Sukoharjo Pastikan Stok Beras di Bulog Kabupaten Terbilang Aman
Dalam rekaman yang beredar memperlihatkan momen saat korban, seorang siswi, menyalami J sebelum berangkat study tour.
Namun, tangan korban ditahan dan J kemudian meraba tubuh korban melalui tas yang dibawa siswi tersebut.
Kirim Chat Bernada Mesum
Selain melakukan tindakan tak pantas itu, JT juga kerap mengirimkan pesan bernada mesum ke siswinya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri, Sriyanto, mengatakan pihaknya telah mengantongi bukti tangkapan layar berisi percakapan cabul yang dikirimkan guru itu kepada siswi-siswi lainnya.
Sriyanto mengaku prihatin lantaran kasus kekerasan seksual yang melibatkan oknum pendidik di Wonogiri terus berulang.
Pihaknya mengeklaim telah melakukan berbagai upaya pencegahan kasus pelecehan seksual di lingkungan pendidikan berulang.
Baca juga: Keanehan Remaja Mesum di Outlet Dimsum di Solo, Pesan Satu Menu tapi Tak Disentuh
“Kami sangat prihatin. Padahal sosialisasi dan peringatan sudah sering kami sampaikan. Kami tekankan bahwa tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual di lingkungan pendidikan,” paparnya.
Nasib Sang Guru
Sriyanto berujar, pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menarik guru berinisial J itu dari sekolah tempat mengajar.
Status J kini dinonaktifkan sementara dan dipindahtugaskan ke Kantor Disdikbud Wonogiri setelah mencuatnya kabar pelecehan seksual itu.
Menurutnya, langkah itu diambil untuk mempermudah proses pendalaman kasus sekaligus memastikan terduga pelaku tidak lagi berinteraksi dengan para murid di lingkungan sekolah.
“Begitu kabar itu mencuat, kami langsung menarik yang bersangkutan. Sekarang JT kami pindah tugaskan menjadi staf di Kantor Disdikbud Wonogiri. Ini untuk keperluan pendalaman kasus guna membuktikan tuduhan yang ada,” jelasnya.
(*)
| Disdikbud Wonogiri Nonaktifkan Guru Olahraga Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Siswi SMP Negeri |
|
|---|
| Video Dugaan Tindakan Cabul Guru SMP di Wonogiri Beredar, Terekam Beraksi Saat Study Tour Sekolah |
|
|---|
| BREAKING NEWS : Guru Olahraga SMP Negeri di Wonogiri Dilaporkan Lakukan Pelecehan ke Siswi |
|
|---|
| Respons Terdakwa soal Vonis Kasus Pencabulan Siswi Madrasah di Wonogiri : Banding Tidak Ada |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Vonis Pelaku Pencabulan 12 Siswi Madrasah di Wonogiri, Kepsek 17 Tahun, Guru 15 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Pelecehan-SM-bocah-perempuan-12-tahun-di-Kabupaten-Suk.jpg)