Pencabulan Siswa di Wonogiri
Dinonaktifkan Sementara, Guru Olahraga di Wonogiri Terancam Sanksi Berat atas Dugaan Pelecehan
Bupati Wonogiri merespons cepat kasus guru olahraga cabul di Wonogiri. Pelaku kini sudah dinonaktifkan.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Bupati Wonogiri menonaktifkan guru olahraga berinisial JT dari SMP negeri sebagai langkah preventif usai muncul dugaan pelecehan seksual terhadap siswi.
- Jika terbukti, JT terancam sanksi berat hingga pemecatan sebagai ASN. Pemkab menegaskan komitmen memberi efek jera.
- Kasus serupa diakui masih berulang, meski pembinaan ASN dan penegakan sanksi berat terus dilakukan untuk mencegah kejadian terulang.
Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, angkat bicara soal mencuatnya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan guru olahraga di salah satu SMP negeri di Wonogiri.
Setyo mengatakan, usai menerima informasi terkait hal itu, pihaknya langsung mengambil langkah dengan menarik dan menonaktifkan JT dari sekolah tempatnya mengajar.
Meski demikian, ia menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada JT apabila terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya.
"Menonaktifkan yang bersangkutan dari tempatnya mengajar, kita tarik sebagai tindakan preventif," katanya, Rabu (6/5/2026).
Terancam Pecat
Bupati mengatakan sanksi terberat yang bisa diberikan kepada JT adalah pemecatan.
Diketahui, JT merupakan guru ASN di sekolah tersebut.
"Maksimal dipecat dari ASN," imbuhnya.
Ia tak menampik bahwa kasus pelecehan seksual di dunia pendidikan di Wonogiri terus terulang.
Baca juga: Disdikbud Wonogiri Nonaktifkan Guru Olahraga Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Siswi SMP Negeri
Baca juga: Di Balik Dugaan Dosen UNS Solo Lakukan Pelecehan Seksual, Hanya Kena Sanksi Ringan: Teguran Tertulis
Pihaknya mengklaim telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah hal serupa kembali terjadi, misalnya dengan sanksi berat untuk menimbulkan efek jera.
"Langkah yang kita ambil berupa sanksi itu di lingkungan sekolah, ASN. Sanksi yang dijatuhkan berat dengan harapan memberikan efek jera. Sanksi ini fatal, belum lagi sanksi sosial," jelasnya.
Tak hanya itu, menurutnya pembinaan terhadap guru maupun ASN juga sudah dilakukan.
"Pembinaan kerap kita lakukan kepada para ASN di Wonogiri. Sanksinya kan berat kalau tindakan pelecehan seksual. Ini kan pelanggaran berat," pungkasnya. (*)
| Polisi Amankan Guru Olahraga SMP Negeri di Wonogiri yang Diduga Cabuli Siswinya |
|
|---|
| Tak Hanya Diduga Lecehkan, Guru Olahraga SMP Negeri Wonogiri Juga Kirim Pesan Cabul ke Siswi |
|
|---|
| Guru SMP di Wonogiri Diduga Lecehkan Siswinya, Rekaman Video dan Chat Jadi Bukti, Ini Isinya |
|
|---|
| Disdikbud Wonogiri Nonaktifkan Guru Olahraga Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Siswi SMP Negeri |
|
|---|
| Video Dugaan Tindakan Cabul Guru SMP di Wonogiri Beredar, Terekam Beraksi Saat Study Tour Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Guru-olahraga-cabul-45.jpg)