Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Viral Mobil Dilempar Gir di Simpang Komplang Solo, Polisi Minta Korban Segera Lapor

Sebuah video pelemparan gear di simpang Komplang Solo viral di media sosial (Medsos). 

Istimewa @ics_infocegatansolo
Tangkapan layar video kondisi mobil yang diduga menjadi sasaran pelemparan gir di wilayah Simpang Komplang Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebuah video pelemparan gir di simpang Komplang Solo viral di media sosial (Medsos). 

Video itu diunggah oleh akun instagram @ics_infocegatansolo pada Rabu (12/1/2022) lalu.  

Dalam unggahan itu memperlihatkan sebuah mobil yang diduga menjadi sasaran pelemparan gir oleh orang tak dikenal.

Baca juga: Fakta Pelemparan Bom Molotov di Pos Polisi Makassar, Polisi Temukan Surat Berisi Ancaman

Baca juga: Sopir Ungkap Pelaku Teror Pelemparan Bus Sugeng Rahayu di Solo Gunakan Motor dan Berboncengan

Terlihat dari video, bagian kaca mobil pecah akibat pelemparan gir yang diduga dilakukan oleh orang yang sedang mabuk.

Caption dari unggahan tersebut sebagai berikut: 

mohon di infokan ya. Kasian buat org2 djln. Kejadian dini hari hati2 dijalan proliman komplang solo dkt taman komplang. Temen saya lewat situ kena lempar gear orang mabok 

Hingga Kamis (13/1/2022) postingan itu telah mendapatkan ribuan like dari masyarakat serta mengundang puluhan komentar. 

Salah satu komentar datang dari akun instagram Polresta Surakarta, @polerstasurakarta yang pada intinya menyebut bahwa korban diminta untuk segera melapor ke pihak Kepolisian. 

Sementara itu, saat dihubungi TribunSolo.com, Kapolsek Banjarsari, Kompol Djoko Satriyo Utomo, juga mengatakan hal yang serupa.

Baca juga: Polresta Solo Sudah Terima Aduan Teror Pelemparan Bus Sugeng Rahayu, Segera Lakukan Penyelidikan

Namun hingga saat ini, pihaknya juga belum mendapatkan laporan. Pihaknya juga masih mencari siapa yang menjadi korban pelemparan gir tersebut. 

"Korbanya saat ini belum melaporkan kejadian itu. Sudah dicek baik di Polres maupun di Polsek tidak ada laporan masuk," kata dia, Kamis (13/1/2022). 

Djoko menuturkan, bahwa siapa saja yang merasa menjadi korban diharapkan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian. 

"Sebaiknya jika memang korban merasa dirugikan bisa melapor ke kantor Kepolisian terdekat," tandas dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved