Berita Sragen Terbaru

Update Kasus Covid-19 Sragen : Hanya Ada 1 Kasus Aktif, Rumah Sakit dan Isoter Kosong

Kondisi penularan covid-19 di Kabupaten Sragen saat ini masih terkendali, di tengah mulai merebaknya varian Omicron di Indonesia.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
ecommunity.com
Virus Corona, menjadi pandemi dunia yang telah menelan korban jiwa yang sangat masif. Hingga kini, WHO belum resmi mengumumkan Klorokuin bisa menyembuhkan penyakit dari Virus Corona atau Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kondisi penularan covid-19 di Kabupaten Sragen saat ini masih terkendali, di tengah mulai merebaknya varian Omicron di Indonesia.

Hingga Kamis (20/1/2022), akumulasi kasus covid-19 di Kabupaten Sragen sebanyak 16.684 kasus.

Dari jumlah tersebut, 15.288 pasien berhasil sembuh, dan terdapat 1.395 orang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kabupaten Sragen, Hargiyanto mengatakan pada hari ini terdapat satu tambahan kasus covid-19.

"Hari ini tambah satu kasus baru, dari total 98 testing, yang terdiri dari 16 tes swab PCR dan 82 tes swab antigen," katanya kepada TribunSolo.com, Kamis (20/1/2022).

Penambahan 1 kasus baru tersebut, merupakan satu-satunya kasus aktif di Kabupaten Sragen, yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Orang Tua Menolak, 10 Siswa di Karanganyar Belum Divaksin Covid-19, PTM Penuh Belum Bisa Dilakukan

Baca juga: Covid Varian Omicron Semakin Ganas, Jekek Ingatkan Perantau: Kalau Tidak Penting, Tak Perlu Mudik

Selain itu, isolasi terpusat dan rumah sakit rujukan covid-19 di Kabupaten Sragen kosong, tidak merawat pasien.

"Untuk technopark dengan kapasitas 400 orang, kini keterisiannya kosong," jelasnya.

"Untuk ICU yang disediakan sebanyak 15 tempat tidur keterisiannya 0 persen, juga di tempat tidur isolasi juga nol persen dari kapasitas yang disediakan sebanyak 224 tempat tidur," tambahnya.

Total cakupan vaksinasi di Kabupaten Sragen sebanyak 700.498 (90, 30 %) untuk dosis pertama, dosis kedua sebanyak 610.674 (78, 72 %), sedangkan dosis ketiga baru menyentuh angka 6.053 (0, 78 %).

Sedangkan untuk lansia, dosis pertama mencapai 92.617 (77, 84 %), dosis kedua 83.597 (70, 26 %), dan dosis ketiga 375 orang (0, 32 %).

Sedangkan anak-anak, yang sudah divaksin sebanyak 88,33 persen atau 75.899 siswa, dan dosis kedua yang baru berjalan menyasar 27.196 atau 31,65 persen. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved