Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Wonogiri Terbaru

Tak Terima Dilirik, Pria Wonogiri Ini Tendang Muka Temannya hingga Sobek, Kini Loyo Ditangkap Polisi

Seorang pemuda atas nama TA (25) warga Desa Ploso, Kecamatan Purwantoro harus mendekam di balik jeruji besi Polres Wonogiri.

Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Dok Polres Wonogiri
Pria yang aniaya temannya karena tak terima dilirik ditangkap polisi di Kabupaten Wonogiri. 

"Penganiayaannya sekali itu saja, langsung dilaporkan dan pelaku juga langsung kita cari. Saat ini sudah kita tahan dan kita proses," tandas dia.

Penganiayaan oleh Bank Plecit

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengecam oknum bank plecit di Wonogiri yang sampai menganiaya nasabahnya. 

Apalagi bank plecit adalah lembaga keuangan yang ilegal dan tidak berizin.

Ada tiga warga Wonogiri diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum bank plecit pada Senin (31/1/2022) lalu.

Bahkan, dua korban diantaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat penganiayaan yang dilakukan.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengecam keras atas kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan kepada warganya tersebut oleh oknum bank plecit.

"Dugaan penganiayaan itu sangat tidak manusiawi dan mengangkangi hukum, saya mengecam keras," tegas Joko Sutopo kepada TribunSolo.com, Jumat (4/2/2022).

Jekek, begitu juga dia disapa berencana akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga muncul fakta sebenarnya.

"Kita tidak mentoleransi kegiatan yang meresahkan ataupun tindakan arogan. Apalagi kalau sampai berpotensi menimbulkan korban jiwa. Ini yang harus diantisipasi," kata Jekek.

Ketua DPRD Wonogiri, Sriyono, mengaku sedih dan menyayangkan atas dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum bank plecit itu.

Baca juga: Korban Wanita Hamil yang Dianiaya Oknum Bank Plecit di Wonogiri Keguguran, Minta Kasus Diusut Tuntas

Baca juga: Polisi Dalami Keterlibatan Oknum Bhayangkari Terkait Kasus Bank Plecit Aniaya Warga di Wonogiri 

Menurut Sriyono, di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, semestinya semua pihak harus bersinergi untuk membangkitkan ekonomi.

Dia menjelaskan, pemerintah perlu menata sistem keuangan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Terlebih pernah ada kasus ibu yang depresi hingga bunuh diri karena teror yang dilakukan oleh pihak pinjaman online di Giriwoyo beberapa waktu lalu.

"Semuanya kan ada regulasinya. Maka negara harus hadir menata kembali sendi-sendi ekonomi rakyat," kata dia.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved