Berita Solo Terbaru

Baru Datang, Ratusan Burung di Pasar Hewan Depok Solo Mati Mendadak, Ternyata Ini Penyebabnya

Sejumlah pedagang burung di Pasar Hewan Depok, Kota Solo harus menelan kekecewaan. Berbagai jenis burung yang baru mereka beli, mati mendadak.

TribunSolo.com/Agil Tri
Ratusan burung mati di Pasar Hewan Depok, Kota Solo, Selasa (22/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah pedagang burung di Pasar Hewan Depok, Kota Solo harus menelan kekecewaan.

Pasalnya, berbagai jenis burung yang baru mereka beli, mati mendadak.

Dari pantauan TribunSolo.com, seorang pegawai dari los C 50 dan 51 milik Jefri, nampak tengah sibuk menghitung jumlah burung yang mati.

Baca juga: Viral Peristiwa Langka Ratusan Burung Tiba-tiba Jatuh dari Langit di Meksiko, Penyebabnya Misterius

Baca juga: Bukan Sembarangan ! Alasan Burung Alap-alap Jadi Maskot Persis Solo Juna : Cepat Dalam Permainan

Dia menata burung-burung itu, lalu mengambil foto dan video.

Namun saat hendak diwawancara, dia enggan memberikan komentar.

Berdasarkan hasil catatan pegawai Jefri itu sebanyak 235 burung prenjak, 88 pleci rakun, dan ratusan burung jenis lainnya mati.

Total ada sekitar 400-an burung yang mati di kios tersebut.

Baca juga: Gambar Burung di Jalan Juwiring Klaten ini Untuk Bupati : Warga Jengkel Jalan Tak Diperbaiki

Ketua Paguyuban Pasar Burung Depok, Solo, Suwarjono mengatakan, kematian ratusan burung itu bukan karena virus atau burungnya tidak sehat, namun kemungkinan karena terlambatnya pengiriman.

Pasalnya, burung-burung tersebut dikirim dari Bali.

"Proses pengiriman itu mungkin terlalu lama, karena setiap pengiriman itu bisa mencapai ratusan burung. Jadi bukan karena penyakit," katanya, Selasa (22/2/2022).

Pria yang akrab disapa Warjo itu menjelaskan, dalam setiap pengiriman, pemasok biasanya menyediakan air. Agar tidak kering minuman burung diberi kapas.

Namun jika pengiriman terlalu lama, dan pakan minum burung tidak diisi, maka burung bisa mati kelaparan.

Baca juga: Kisah Pria Sragen Tangkap Buaya Berkalung Ban, Relakan Uang Rp 4 Juta Hingga Jual Burung Kesayangan

"Kalau durasi pengiman maksimal 3 hari. Setelah itu, kalau tidak dikasih makan, burung bisa mati kelaparan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved