Berita Klaten Terbaru
Daftar 7 Kecamatan di Klaten yang Diterjang Banjir: Terparah Ceper, Pedan dan Karangdowo
Sebanyak 7 Kecamatan di Klaten terdampak banjir besar pada Kamis (3/3/2022). BPBD menyatakan saat ini kondisi sudah terkendali.
Penulis: Ibnu Dwi Tamtomo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sebanyak 7 Kecamatan di Klaten terdampak banjir besar pada Kamis (3/3/2022).
Lantaran banjir ini, ada sebagian warga yang harus dievakuasi.
BPBD menyatakan saat ini kondisi sudah terkendali.
Ketinggian banjir di 7 kecamatan tersebut bervariasi, ada yang di atas mata kaki sampai dada orang dewasa.
"Banjir ini melanda di tujuh kecamatan di Kabupaten Klaten," papar Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Klaten, Sri Winoto.
Baca juga: Kejadian Banjir Sampai Umbul Ponggok Meluap Ternyata Pernah Terjadi di Tahun 1984
Baca juga: Sejumlah Wilayah di Klaten Banjir Setelah Diguyur Hujan Deras, Jembatan di Karanganom Sampai Ambles
Tujuh kecamatan yang terdampak banjir adalah kecamatan Tulung, Karanganom, Juwiring, Pedan, Ceper, Delanggu, Karangdowo.
Sementara itu, lokasi terparah yang terdampak adalah di Ceper, Pedan dan Karangdowo.
Selain dampak di pemukiman warga, banjir juga membuat satu jembatan rusak berat.
"Yang memprihatinkan jembatan Kadirejo penghubung antara Kecamatan Karanganom dan Kota Klaten, jembatannya ambles sehingga tidak bisa dilalui dan lalu lintas sementara dialihkan," jelasnya.
Baca juga: Foto-foto Pemakaman Korban Kecelakaan Bus GA Trans di Sukoharjo : Banjir Tangis, Langit Pun Gerimis
Dampak banjir ini di Kecamatan Ceper, Tegalrejo sempat ada warga yang mengungsi.
Namun, saat ini warga sudah kembali ke rumah untuk membersihkan rumahnya karena banjir telah surut.
"Kemudian di Kecamatan Pedan, Desa Kaligawe dan Desa Lemahireng, sudah dilakukan evakuasi untuk beberapa warga," tambahnya.
"Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo, banjir akibat ada sumbatan rumpun bambu di jembatan sehingga air meluap dan masih dipantau oleh BPBD karena masuk di teras rumah warga," sambungnya.
Baca juga: Kesaksian Warga Usai Gunung Kemukus Jadi Indah : Pesta Pora Banjir Uang karena Wisatawan Berdatangan
Menurutnya, banjir tersebut dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Banjir-Klaten-SAR-Evakuasi.jpg)