Berita Solo Terbaru
Rekomendasi Pemecatan IDI Keluar, Terawan Masih Buka Praktik di RS DKT Solo
Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) telah mengeluarkan rekomendasi untuk pemecatan Terawan Agus Putranto.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) telah mengeluarkan rekomendasi untuk pemecatan Terawan Agus Putranto.
Meski demikian, mantan Menteri Kesehatan tersebut ternyata masih membuka praktik di RS DKT Solo.
Baca juga: Rekomendasi Pemecatan IDI Keluar, Ini Posisi Terawan di RS DKT Solo, Danrem : Hanya Supervisi
Hal itu didapat dari keterangan pers yang didapat TribunSolo.com dari tim Terawan.
"Meski tahu dirinya bakal dicoret dari keanggotaaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, hari ini, 28 Maret 2022, masih berpraktek menangani pasien di Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (RSDKT) Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah," tulis keterangan pers tersebut.
Keterangan ini juga dibenarkan mantan tenaga ahli (TA) Menteri Kesehatan, Andi.
"Iya (benar)," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (29/3/2022).
Sebelumnya, rekomendasi pemecatan Terawan dibacakan dalam Muktamar ke-31 IDI di Banda Aceh, Jumat (25/3/2022).
Itu akan dilaksanakan selambat-lambatnya dalam 28 hari kerja.
Masih digunakannya metode DSA atau cuci otak yang dibawa Terawan di RS DKT Solo, juga dibenarkan Komandan Korem 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Achiruddin.
"Tetap berjalan (metode DSA). Nggak ada masalah, karena itu kan pelayanan buat TNI, prajurit dan keluarga," jelas Achiruddin, Selasa (29/3/2022).
Menurut Achirudin, layanan DSA sendiri terbatas bagi anggota TNI dan keluarga prajurit.
Apalagi, kata dia, metode itu tetap dilakukan karena demi kebaikan dan kesehatan prajurit TNI sekeluarga.
"Kalau terkait dengan RST tidak ada masalah. Proses itu tetap berjalan, karena itu buat kebaikan, kesehatan, dan juga buat kepentingan prajurit sekeluarga," katanya.
Pemecatan Terawan tidak mempengaruhi pengoperasional metode DSA di RS DKT Solo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/menteri-kesehatan-terawan-agus-putranto-imbau-masyarakat.jpg)