Berita Karanganyar Terbaru

Pembelian Migor Curah Bersubsidi di Desa Karangpandan Karanganyar : Dibatasi Maksimal 5 Liter

Ribuan kupon dibagikan kepada masyarakat Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Mardon Widiyanto
Antrean pembelian minyak goreng curah di Balai Desa Karangpandan, Selasa (13/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ribuan kupon dibagikan kepada masyarakat Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Ribuan kupon tersebut digunakan untuk membeli minyak goreng curah bersubsidi seharga Rp 14 ribu per liter yang digelar aula Balai Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Kepala Desa Karangpandan, Danan Edi mengatakan ada sekitar 1200 kupon yang dibagikan masyarakat.

"Ada sekitar 6 ribu liter yang disediakan, pasar Migor curah bersubsidi di sini hanya digelar hari ini," kata Danan, kepada TribunSolo.com, Rabu (13/4/2022).

Danan mengatakan masyarakatnya dapat membeli minyak goreng tersebut maksimal 5 liter minyak goreng atau Rp 70 ribu.

Dia berharap dengan adannya pasar migor curah bersubsidi ini, masyarakatnya bisa bernafas lega karena bisa memasak selama ramadan.

Ia menjelaskan kegiatan ini menggandeng distributor migor curah asal Jakarta, CV Sogive JEKAEM.

"Harapannnya warga saya tidak bingung lagi dengan langkanya migor curah," ucap Danan.

Baca juga: Minyak Goreng Langka di Pasar, Warga Karanganyar Rela Antre Migor Curah, Antrean Jiriken Mengular

Baca juga: Simak, Syarat Pengambilan BLT Minyak Goreng di Karanganyar :  Sudah Disuntik Vaksin Booster

Sementara itu koordinator lapangan relawan Bolo Bagus Selo, Hary Sarwono mengatakan jumlah migor curah yang dijual tiap lokasi tergantung usulan pemerintah desa. 

Di Desa Karangpandan yang memiliki 37 RT atau tujuh kebayanan, hanya mengusulkan sesuai jumlah penduduknya saja. 

“Di Karangpandan satu truk saja. Beda dengan Pulosari kemarin sampai dua truk berkapasitas masing-masing 16 ribu liter,” kata Hary.

Hary menjelaskan panitia bersama kadus menginformasikan pasar murah sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan. 

Tujuannya, warga yang datang menyiapkan salinan KTP dan jeriken ukuran 5 liter atau galon bekas pakai.

Ia memastikan migor curah yang dijual di pasar murah Bolo Bagus Selo berkualitas. 

“Yang datang ke tempat penjualan sesuai jam dan kebayanan, misalnya untuk kebayanan X dijatah pukul 08.00 WIB - 10.00 WIB, dilanjutkan kebayanan lainnya, supaya enggak berkerumun dan selalu jaga jarak,” ucap Hary.

“Kualitas premium ini sama dengan kualitas migor kemasan pada umumnya, hanya saja tidak dikemas,” pungkas Hary.  

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved