Kasus Covid-19 di Arab Saudi Kembali Meningkat, Terbanyak di Jeddah

Pada 23 Mei 2022, Arab Saudi melaporkan 467 kasus baru Covid-19 dengan 2 kematian.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TribunSolo.com/Asep Abdullah
ILUSTRASI : Tampak pemondokan di kawasan Mina yang ditempati jemaah haji Indonesia saat menjalankan rangkaian ibadah haji 2019 di Mekkah, Arab Saudi. 

TRIBUNSOLO.COM - Covid-19 kembali menyerang Arab Saudi

Rabu (25/5/2022) waktu setempat dilaporkan, 540 kasus baru Covid-19 dilaporkan terjadi di negara minyak tersebut.

Data Kementerian Kesehatan Arab Saudi,  jumlah total kasus Covid-19 tumbuh menjadi 764.789 kasus.

Pihak berwenang juga mengonfirmasi satu kematian baru terkait COVID-19, sehingga jumlah total kematian menjadi 9.135.

Baca juga: Saran Mesut Oezil untuk Sepak Bola Indonesia: Jika Ingin Berhasil, Harus Mau Keluarkan Dana Besar

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Arab Saudi,  infeksi baru Virus Corona tersebut tersebar sejumlah tempat dan terbanyak di Jeddah.

Data Kemenkes sebagai berikut: di 146 kasus di Jeddah, 122 kasus di Riyadh, 50 kasus di Mekah, 38 kasus di Dammam, dan 32 kasus di Madinah.

Beberapa kota lain masing-masing mencatat kurang dari 20 kasus baru.

Kementerian juga mengumumkan bahwa 570 pasien telah pulih dari COVID-19, sehingga jumlah total pemulihan menjadi 749.141.

Disebutkan 6.513 kasus COVID-19 masih aktif.

Jumlah kasus Virus Corona di Arab Saudi cenderung meningkat dalam beberapa hari ini. 

Baca juga: Promo Indomaret 26 - 29 Mei 2022: Ada Diskon untuk Minyak Goreng, Beras, Keju, Popok dll

Pada 23 Mei 2022, Arab Saudi melaporkan 467 kasus baru Covid-19 dengan 2 kematian.

Akibatnya, jumlah total kasus di Kerajaan selama pandemi tumbuh menjadi 763.042 kasus.

Pihak berwenang juga mengkonfirmasi dua kematian baru terkait COVID-19, sehingga jumlah total kematian menjadi 9.130 orang.

Dari infeksi baru, 133 dicatat di Jeddah, 119 di Riyadh, 48 di Madinah, 41 di Dammam dan 40 di Mekah. Beberapa kota lain masing-masing mencatat kurang dari 20 kasus baru.

Kementerian mengatakan bahwa dari kasus saat ini, 77 berada dalam kondisi kritis.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved