Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Konklaf Pemilihan Paus Baru

Mengenal Proses Konklaf untuk Memilih Paus Baru, Pemungutan Suara Digelar Sekali di Hari Pertama

Ada langkah-langkah yang dilakukan pasca seorang Paus wafat, dalam hal ini Paus Fransiskus pada 21 April 2025 lalu.

Instagram @vatican.news
KONKLAF PAUS BARU - Suasana di Basilika Santa Maria Mayor saat pemakaman Paus Fransiskus, 26 April 2025. Diketahui usai wafatnya Paus Fransiskus, Vatikan bersiap akan melakukan pemilihan Paus baru pada 7 Mei 2025. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tahukah Tribunners mengenai proses konklaf yang bakal digelar 7 Mei 2025 mendatang di Vatikan, Roma, Italia?

Romo Vikep Kevikepan Surakarta, Romo Herman Yoseph Singgih Sutoro, Pr, menegaskan bahwa konklaf merupakan pertemuan tertutup yang diadakan oleh para Kardinal untuk memilih seorang Paus, yang merupakan Uskup Roma sekaligus kepala Gereja Katolik Roma sedunia.

Baca juga: Pilih Penerus Paus Fransiskus, Konklaf Digelar 7 Mei 2025 Hadirkan 133 Kardinal, Ada 3 yang Absen

Ada langkah-langkah yang dilakukan pasca seorang Paus wafat, dalam hal ini Paus Fransiskus pada 21 April 2025 lalu.

"Pertama, dari Dewan Kardinal akan memastikan wafatnya seorang Paus. Setelahnya Ketua Dewan Kardinal ini akan menghancurkan cincin Kepausan yang dikenakan Paus tersebut," kata Romo Herman,  dalam podcast bersama TribunSolo.com, Senin (5/5/2025).

Setelah itu proses pemakaman terhadap Paus dipersiapkan dan dilaksanakan.

Masa berkabung selama 9 hari pun diadakan setelah pemakaman terhadap Paus digelar.

MISA REQUIEM - Umat Katolik bersiap mengikuti Misa Requiem, Jumat (25/4/2025). TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR. Konklaf Digelar 7 Mei 2025 Hadirkan 133 Kardinal, Ada 3 yang Absen
MISA REQUIEM - Umat Katolik bersiap mengikuti Misa Requiem, Jumat (25/4/2025). TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR. Konklaf Digelar 7 Mei 2025 Hadirkan 133 Kardinal, Ada 3 yang Absen (Tribun Medan/Danil Siregar)

Baru setelahnya proses persiapan sebelum konklaf dilakukan. Romo Herman menyebut, nantinya akan ada semacam seminar atau kongres untuk mengolah dan membahas tentang situasi gereja, situasi dunia dan segala hal yang bisa menjadi bekal dalam konklaf nanti.

"Kemudian nanti tanggal 7 Mei akan diawali perayaan ekaristi bersama, lalu ada pemaparan tentang situasi gereja dan dunia yang bisa akan jadi pertimbangan kardinal dalam memilih paus yang tepat untuk zaman sekarang," jelasnya.

Baca juga: Awal Mula Ratusan Kardinal Dikurung untuk Konklaf, Dipicu Pemilihan Paus Pernah Makan Waktu 3 Tahun

Pada hari yang sama konklaf dilaksanakan, Romo Herman menyebut akan dilangsungkan pemungutan suara untuk memilih calon Paus selanjutnya.

Namun hanya diadakan sekali pada hari pertama tersebut.

"Lalu hari itu dimungkinkan diadakan pemungutan suara tapi hanya sekali," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved