Berita Terbaru Boyolali

Mengenal Tari Jangkrik Ngentir dari Lereng Merapi-Merbabu di Boyolali, Penuh Nuansa Mistis

Selain sebagai media hiburan masyarakat, tari sakral ini juga syarat akan hal -hal mistis diluar akal manusia.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM
Penampilan Tari Jangkrik Ngentir di Lereng Merapi-Merbabu 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Tarian khas lereng gunung Merapi Merbabu ini bukanlah sembarang tari.

Selain sebagai media hiburan masyarakat, tari sakral ini juga syarat akan hal -hal mistis diluar akal manusia.

Namanya Tari Jangkrik Ngentir.

Kelompok kesenian Sri Budi Utomo, di Dukuh Sidotopo, Desa Cabean Kunti, Kecamatan Cepogo yang masih melestarikan tarian tradisional ini.

Ada 8 orang penari, terdiri pentul tembem, dua penari sebagai lembu atau sapi dan 4 penari jaran kepang atau juga disebut jangkrikan.

Baca juga: Lezatnya Kare Daging Sapi Bu Riyanti di Ampel Boyolali, Warung Makan Legendaris Ada Sejak Tahun 1962

Alunan bende dan kendang mengiringi pertunjukan tarian yang dialami dengan kemunculan Pentul dan Tembem. 

Lalu, menggembala sapi. Kemudian Pentul dan Tembem berdialog tentang kedatangan sekelompok orang dan kemudian dijemputnya.

Kemudian keluarlah 4 penari jaran kembang yang dikisahkan sebagai sekelompok orang yang mencari sejating urip tersebut.

“Iya, ini termasuk tarian sakral. Untuk gerakannya ada pakemnya. Ini khas dari lereng Gunung Merapi-Merbabu,"

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved