Berita Klaten Terbaru
Amukan Puting Beliung di Ngawen Klaten, Jembatan Rusak & 3 Pohon Tumbang, Ganggu Akses Jalan
Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang Dukuh Sojayan, Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Minggu (5/6/2022).
Penulis: Ibnu Dwi Tamtomo | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang Dukuh Sojayan, Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Minggu (5/6/2022).
Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten, Nur Tjahjono menjelaskan kejadian tersebut mengakibatkan beberapa rumah rusak dan bangunan rusak.
Untuk data sementara hingga pukul 17.03 WIB, terdapat rumah tinggal yang mengalami rusak ringan ada 4 dan ada 1 jembatan rusak ringan dan beberapa pohon tumbang 3 diantaranya menutup akses jalan.
Selain itu Tjahjono menjelaskan lebih detail kerusakan akibat hujan disertai angin puting beliung tersebut.
Baca juga: Brakk ! Atap Rumah Warga Ngawen Klaten Terbang, Tak Kuat Tahan Amukan Puting Beliung
Baca juga: Kisah Toko Roti Muntjul, Toko Legendaris di Klaten : Sudah 71 Tahun Berdiri, Masih Pakai Oven Kayu
Untuk Kecamatan Ngawen di Desa Gatak, Kauman dan Senden.
Di Desa Gatak ada 3 titik pohon tumbang saat ini sedang dilakukan penanganan, sementara itu untuk Desa Senden pohon tumbang menutup akses jalan.
Kecamatan Karanganom di Desa Padas terdapat pohon tumbang yang menutup akses jalan Jalan Penggung - Karanganom namun sudah dapat ditangani.
Untuk Kecamatan Karangnongko terdapat sayap jembatan longsor, tepatnya di Jalan Pulowatu-Ngupit, Dukuh Onggonoyan RT 13 RW 06, Desa Demak Ijo.
Yang terakhir di Kecamatan Jatinom pohon sempat menutup akses jalan namun sudah tertangani.
Dirinya mengatakan jika untuk wilayah yang masih dilakukan penanganan pohon tumbang berada di Desa Gatak.
"Penanganan pohon tumbang menimpa teras depan mushola balai desa gatak. Untuk penanganannya dilakukan tim relawan Desa Gatak bersama Tim Reaksi Cepat," jelasnya.
"Untuk perkembangannya akan kami infokan kemudian," pungkasnya.
(*)