Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Biodata Tokoh

Biodata Suyadi, Mantan Kepala Dusun yang Kini Melenggang Jadi Anggota DPRD Boyolali

Sebelum terjun ke dunia politik, Suyadi merupakan salah satu Kadus di Desa Glintang, Kecamatan Sambi, Boyolali.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/TRI WIDODO
Biodata Suyadi, Anggota Dewan Boyolali. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI- Sebelum duduk di kursi DPRD, ada beragam latar belakang anggota dewan di Boyolali.

Mulai dari masyarakat biasa, karyawan, guru, perangkat desa, pejabat hingga pengusaha.

Suyadi salah satu anggota Dewan Boyolali yang dulunya merupakan seorang bayan (Kadus).

Sebelum terjun ke dunia politik, Suyadi merupakan salah satu Kadus di Desa Glintang, Kecamatan Sambi, Boyolali.

Baca juga: Biodata Dian Fransisca Maharani, Dosen Bahasa Inggris Pencetus Ide Learning Center Rumahan di Klaten

Baca juga: Biodata Lurah Jebres Lanang Aji : Fokus Kembalikan Potensi Kesenian Jebres Lewat Kamis Pahingan

Padahal jangankan menjadi dewan, menjadi Kadus pun tak pernah ada dalam bayangan pria kelahiran Boyolali, 6 Oktober 1975 itu.

Sebab, Suyadi yang telah menyelesaikan pendidikan S1 di Unisri Solo, kemudian bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi barang.

Bahkan selama tiga tahun bergelut dengan kegiatan ekspor dan impor di Semarang, posisinya juga cukup mentereng, yakni sebagai direktur.

Namun, sang ayah kemudian meminta pulang untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat langsung melalui pemerintah desa.

"Kebetulan di tahun 2002 di Desa ada pemilihan Kadus. Bapak, mau tidak mau minta saya pulang untuk maju," kata Suyadi, kepada TribunSolo.com, Senin (6/6/2022).

Sebagai anak yang berbakti, Suyadi tak punya pilihan lain, kecuali harus meninggalkan posisinya sebagai direktur.

Berkat doa orang tua dan ketulusannya membangun masyarakat, dia akhirnya terpilih sebagai Kadus yang pada tahun 2002, masih melalui proses pemilihan langsung.

Namun setelah terpilih sebagai Kadus, Suyadi yang bertekad memajukan desanya tak semudah seperti yang dibayangkan.

Ketersediaan dana menjadi kendala serius bagi desa dalam proses pembangunan agar aksesabilitas masyarakat mudah.

Padahal dengan mudahnya mobilitas masyarakat, ekonomi masyarakat bisa segera tumbuh.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved