Berita Karanganyar Terbaru
Karanganyar Dapat Jatah 2000 Dosis Vaksin PMK, Dispertan: Prioritas Sapi Betina dan Perah
Karanganyar mendapatkan 2000 dosis vaksin PMK. Penyuntikannya akan digunakan untuk sapi yang sehat terlebih dahulu.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ribuan dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) bakal diterima Kabupaten Karanganyar dalam waktu dekat.
Nantinya, dalam penyuntikan vaksin PMK akan diprioritaskan untuk sapi sehat.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karanganyar, Hary Prasetyo, mengatakan Kabupaten Karanganyar mendapatkan vaksin 2000 dosis vaksin.
Baca juga: Hendak Dijadikan Hewan Kurban, 2 Ekor Sapi di Banyuanyar Solo Ternyata Positif PMK
"Kita mendapatkan dua ribu dosis vaksin PMK, namun saat ini belum datang, diperkirakan datang akhir bulan Juni 2022," ucap Hery kepada TribunSolo.com, Minggu (26/6/2022).
Hery mengatakan, pihaknya langsung melakukan pemberian vaksin PMK terhadap sapi sehat jika vaksin telah tiba di Kabupaten Karanganyar.
Dia menargetkan proses vaksinasi akan selesai awal Juli 2022.
"Kami berharao tanggal 2 Juli 2022 harus sudah selesai vaksinasinya,” ujar Hary.
Dia menuturkan, vaksin tersebut akan diberikan kepada sapi sehat berdasarkan prioritas utama seperti sapi perah yang sehat kemudian sapi pedaging yang sehat.
Kemudian kata dia, vaksin tersebut disuntikkan kepada sapi-sapi di wilayah kecamatan yang belum terjangkit PMK.
“Vaksinasi hanya diberikan kepada sapi sehat utamanya di wilayah kecamatan yang tidak ada kasus PMK-nya, Kalau ternyata di 17 kecamatan di Karanganyar ini ada PMK maka prioritasnya di desa yang belum ada PMK,"tutur Hery.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan inventariasi dan pemetaan wilayah-wilayah terkait kasus PMK.
“Kami berharap nanti peternak terbuka saja ada PMK atau tidak di daerahnya masing-masing,” ujarnya.
Namun sayangnya, Hary tidak merinci jumlah kasus aktif PMK saat ini.
Meskipun demikian, ia meyakini bahwa kasus PMK di Kabupaten Karanganyar sudah semakin menurun.
“Sapi di beberapa peternak saya kasih cairan mikroba yang saya bikin untuk mengobati PMK, banyak yang sembuh sehingga jumlah yang sakit juga menurun,” ujar Hery. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sapi-yang-dijual-oleh-peternak.jpg)